Sudah Sebulan Youtuber asal Sukabumi Ini Dibawa Kabur Editor Videonya

- Redaksi

Senin, 27 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Silpi Agnia Djauhari. l Istimewa

Silpi Agnia Djauhari. l Istimewa

sukabumiheadline.com l CARINGIN – Silpi Agnia Djauhari, seorang gadis warga Kampung Juara RT 003/009, Desa Seuseupan, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dikabarkan sudah sebulan lebih pergi dari rumah.

Diketahui, gadis kelahiran Sukabumi, 3 Juli 2006 itu saat ini masih tercatat sebagai siswi Kelas X 3, MAN 1 Cibadak.

Informasi dihimpun sukabumiheadline.com, Silpi pergi dari rumah sejak 27 Februari 2023 jam 07.00 WIB pagi. Menurut sepupu, Andri Nurhidayat, Silpi pergi ke sekolah, namun sejak saat itu tidak pernah pulang kembali ke rumahnya.

“Kejadian terakhir Silpi berangkat ke sekolah pada 27 Februari jam tujuh pagi dan gak pulang lagi sampai sekarang,” kata Andri.

Orang tua Silpi Agnia Djauhari mengonfirmasi kehilangan anaknya di media sosial. l Istimewa
Orang tua Silpi Agnia Djauhari mengonfirmasi kehilangan anaknya di media sosial. l Istimewa

Andri menduga, Silpi dibawa kabur oleh seorang pria bernama Dede Muharom, seorang pemuda asal Kampung Gunung Putri Selatan RT 002/001, Desa/Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Menurut Andri, awal kedekatan Silpi dengan Dede setelah salah satu video untuk konten YouTube milik Silpi digarap oleh Dede.

Baca Juga :  Daftar 17 ponpes terdampak bencana di Sukabumi: Bangunan rusak hingga kitab hanyut

“Silpi ini kan rajin bikin konten buat YouTube. Si Dede ini editor video salah satu konten Silpi,” jelas Andri.

“Keluarga sudah berusaha mencari ke rumah si Dede tapi keluarganya juga gak tahu keberadaan anaknya. Keluarga juga sudah membuat laporan polisi,” tambah Andri.

Bagi yang mengetahui keberadaan Dede Muharom atau Silpi Agnia Djauhari, Andri berharap agar menghubungi nomor orang tua Silpi di nomor: 085721270956.

Berita Terkait

40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi puji Program Pro Women 3
Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi
Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127
Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:14 WIB

40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:12 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi puji Program Pro Women 3

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:15 WIB

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:57 WIB

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131