Tabrakan Maut Truk vs Pick Up di Parungkuda Sukabumi, Pemotor Tewas

- Redaksi

Kamis, 6 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan lalu lintas di Parungkuda. l Ade Yosca Baharetha

Kecelakaan lalu lintas di Parungkuda. l Ade Yosca Baharetha

SUKABUMIHEADLINES.com l PARUNGKUDA – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Kampung Angkrong, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/1/2022).

Kecelakaan maut tersebut melibatkan truk tronton B 9895 KYX , Suzuki pick up F 8075 WX dan sepeda motor D 6199 ZBC.

Menurut pengakuan sopir tronton Cecep (35), mobil pick up melaju dari arah Parungkuda menuju Cibadak dalam kecepatan tinggi. Pick up hendak nyalip motor, tapi kaget karena ada motor lain hendak menyeberang.

Lakalantas Parungkuda
Kecelakaan lalu lintas di Parungkuda. l Ade Yosca Baharetha

“Jadi pick up dari arah Parungkuda mau ke Cibadak kecepatan tinggi. Mau nyalip motor terus kaget ada motor yang mau nyeberang, lalu pick up malah banting kanan,” kata Cecep kepada sukabumiheadlines.com di lokasi.

Pick up kemudian menabrak pengendara motor, sehingga seorang wanita yang belum diketahui identitasnya jatuh dan terpental hingga kemudian terlindas truk yang dikemudikan Cecep. “Yang membonceng, seorang wanita, tubuhnya mental dan terlindas truk,” pungkasnya.

Baca Juga :  Ruas Jalan Nasional Sukabumi-Bogor Ini Rusak, Warga: Aspal Cuma Bertahan 3 Hari

Sementara, warga setempat, Firman Alamsyah (36), mengaku kaget mendengar suara seperti ledakan keras.

“Kaget terdengar keras suara brak, pas saya lagi di warung. Lalu saya lihat, dan astaghfirullah kecelakaan parah,” jelas Firman.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara dam belum bisa dimintai keterangan.

Sementara, pantauan di lokasi, terjadi kemacetan parah di jalan utama Sukabumi-Bogor hingga sejauh dua kilometer dari kedua arah.

Berita Terkait

Ujian berat warga Jampang Tengah Sukabumi belum berakhir, diaspal hanya tahan 3 bulan
Disentil KDM, Pemkab Sukabumi satset verval korban bencana di Simpenan
11 kecamatan di Sukabumi diterjang banjir dan longsor, karya KDM rungkad
Momen Bupati Sukabumi dipuji setinggi langit oleh KDM, sebelumnya sempat dikritik
Pria pelaku pencabulan anak di Cisaat Sukabumi ditangkap di rental PS
Ngeri, penemuan mayat tanpa kepala tapi tubuh utuh di Sukabumi
Nestapa Abah Uloh, lansia korban bencana alam Sukabumi huni gubuk reyot
Batu numpuk dalam rumah, warga korban bencana Sukabumi nangis tak ada perhatian

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:26 WIB

Ujian berat warga Jampang Tengah Sukabumi belum berakhir, diaspal hanya tahan 3 bulan

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:00 WIB

Disentil KDM, Pemkab Sukabumi satset verval korban bencana di Simpenan

Selasa, 13 Januari 2026 - 01:33 WIB

11 kecamatan di Sukabumi diterjang banjir dan longsor, karya KDM rungkad

Senin, 12 Januari 2026 - 00:01 WIB

Momen Bupati Sukabumi dipuji setinggi langit oleh KDM, sebelumnya sempat dikritik

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:42 WIB

Pria pelaku pencabulan anak di Cisaat Sukabumi ditangkap di rental PS

Berita Terbaru

Ilustrasi chart dan hoaks - sukabumiheadline.com

Tekno & Sains

2025 Sukabumi tertinggi, JSH: Hoaks di Jawa Barat naik signifikan

Kamis, 15 Jan 2026 - 16:55 WIB

Mengendarai sepeda motor matic saat hujan deras - sukabumiheadline.com

Sains

Prakiraan cuaca Sukabumi, sepekan ke depan masih hujan

Kamis, 15 Jan 2026 - 02:42 WIB