Tabung gas bocor, 20 ribu ekor ayam hangus terbakar di Cikembar Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kandang ayam terbakar di Cikembar Sukabumi - Ist

Kandang ayam terbakar di Cikembar Sukabumi - Ist

sukabumoiheadline.com – Puluhan ribu ekor ayam potong hangus terbakar dalam musibah kebakaran di Kampung Cipeuncit Sukamantri RT 002/004, Desa/Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dugaan awal penyebab kebakaran dilaporkan Kasi Trantib Kecamatan Cikembar, Andi.

Akibat musibah tersebut, dilaporkan kerugian material yang sangat besar, dengan taksiran kerugian mencapai Rp600 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Danpos Damkar Cikembar, Yadi Suryadi, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (5/11/2025) malam. Api mulai berkobar sekira pukul 23.30 WIB. Laporan mengenai musibah ini diterima lima menit kemudian dari P2BK Cikembar, yang segera direspons dengan pengerahan satu unit mobil pemadam dari Pos VIII Cikembar.

“Satu unit mobil pemadam dari Pos VIII Cikembar langsung dikerahkan dan tiba di lokasi pukul 23.50 WIB. Pemadaman berlangsung selama 4 jam 20 menit, hingga api dinyatakan padam total pukul 03.30 WIB,” ujar Yadi, Kamis (6/11/2025).

Api melalap seluruh bangunan kandang berukuran 10 x 80 meter persegi. Yadi menyebut material mudah terbakar menjadi pemicu api merambat ke semua bagian bangunan.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang menimpa warga atau petugas,” jelasnya.

“Sekira 20 ribu ekor ayam potong mati terpanggang. Sementara itu, selain ayam, peralatan kandang juga ikut terbakar, dengan taksiran kerugian fasilitas mencapai Rp230 juta.

“Berdasarkan asesmen di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas di lokasi kandang. Material kandang yang mudah terbakar membuat api cepat menyebar dan menghanguskan seluruh bangunan,” kata Andi.

Berita Terkait

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar
Innalillahi, rumah Sekdes di Kasepuhan Sinarresmi Sukabumi ludes terbakar
KDM: Terkesan Jawa Barat hanya Sukabumi, urus atuh ku nu di handap!
DPRD Kabupaten Sukabumi dalami perubahan APBD 2026

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Kamis, 10 September 2026 - 20:01 WIB

Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan

Rabu, 9 September 2026 - 17:10 WIB

Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi

Selasa, 8 September 2026 - 21:27 WIB

Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar

Berita Terbaru

Ilustrasi vape - sukabumiheadline.com

Regulasi

BNN minta semua jenis vape dilarang

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:21 WIB

Striker Persib Bandung, Balsa Sekulic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Persija vs Persib: Maung kalah 2-1

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:32 WIB