sukabumiheadline.com – Tingginya minat penyuka motor matik bergaya retro, telah memaksa semua pabrikan asal Jepang berlomba memproduksi motor dengan desain yang diprediksi bakal jadi pesaing ketat Vespa. Seperti diketahui, selama ini Vespa terbilang merajai segmen motor matik bergaya retro.
Dengan kemunculan beragam merek, terutama dari ketiga brand, yakni Honda, Suzuki dan Yamaha. Suzuki paling gencar memproduksi skutik retro melalui Suzuki Address, SUI 125, US125, Access, Verde, dan lainnya.
Suzuki juga meluncurkan Saluto 125 yang hadir di Taiwan sejak 2020 lalu. Suzuki Saluto 125 sempat dikabarkan akan memasuki pasar Indonesia pada 2022 lalu, namun hingga saat ini tak kunjung hadir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga:
Suzuki Saluto 125 yang sudah memasuki 4 tahun, dikabarkan akan mengalami penyegaran. Thailand disebut-sebut telah dipilih menjadi negara yang akan merilis motor matik tersebut.
Lalu apa saja ubahannya pada saat itu?
Sejumlah perubahan, meliputi warna dan penyetelan ulang dari sistem kerja mesin pembakaran menjadi lebih efisisien dengan penyesuaian pada Engine Control Unit (ECU) dan saluran knalpotnya akan jadi unggulan.
Hal itu dilakukan demi menekan kandungan emisi gas buang agar sesuai dengan peraturan baru di Taiwan terkait penanggulangan polusi udara.
Pada sektor kaki-kaki mengandalkan Suzuki Saluto versi baru ini akan menggunakan velg 10 inchi dibalut ban 100/90.
Baca Juga:

Sebelumnya, dengan dibekali mesin satu silinder 124 CC SOHC dengan tenaga maksimalnya 10 Newton meter pada putaran 6.000 rpm, Suzuki mengklaim mesin tersebut butuh satu liter bensin untuk menempuh jarak 51,1 kilometer.
Namun, dengan perubahan pada sistem pengapian, dan penyaluran bahan bakar ke sistem injeksi demi menekan emisi, Suzuki mengklaim konsumsi BBM-nya menjadi lebih irit, yakni 62,1 km per liter.
Jika benar, maka Suzuki Saluto 125 bakal lebih irit dari Honda Spacy 125 yang resmi dirilis di China, di mana konsumsi BBM mencapai 55 km per liter.
Baca Juga:
Selain itu, motor matik pesaing Vespa LX 125 itu akan hadir dengan warna baru, yakni luca green, dan genoa red dengan perpaduan hitam pada dashboard dan pijakan kaki.
Sementara, penerangan utamanya LED dengan DRL (Daytime Running Light) sebagai pemanis, demi unsur klasik speedometer dikombinasikan antara analog dan digital. Selain itu. lampu pengereman belakang dan sein sudah didukung LED.
Suzuki Saluto 125 juga akan dilengkapi smart key dan dilengkapi USB port untuk mengisi daya smartphone di laci depan dashboard.
Harga Suzuki Saluto 125 model lama dibanderol 80.000 hingga 83.300 New Taiwan Dollar (TWD), setara dengan Rp39.881.917 hingga Rp41.527.046 (kurs 1 TWD = Rp498,52).