sukabumiheadline.com – Tawuran pelajar yang mengakibatkan seorang korban tewas terjadi pada Jumat (19/11/21) kemarin.
Kejadian maut itu terjadi di Kampung Bangkongreang RT 04/04, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mengakibatkan tewasnya FMD (16) yang masih duduk di kelas XI SMK Yapis Bogor.
Menurut teman korban, AA (17), awal mula aksi tawuran maut tersebut karena para pelaku pelajar SMK PGRI 2 Bogor sering mengajak untuk tawuran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Para pelaku sering mengajak korban untuk tawuran, namun korban selalu menolak karena temen-temen kita sedikit dan mereka banyakan,” terangnya kepada sukabumiheadline.com, Sabtu (20/11/2021).
AA menambahkan, akibat tersinggung karena sering diajak tawuran, korban pun nekad melawan mereka sampai terjadinya tawuran di tengah jalan menggunakan celurit.
“Pihak kita nekad untuk melawan walaupun kalah jumlah, hingga akhirnya korban pun meninggal dunia,” ungkapnya.
Menurutnya, sebelum melakukan aksi para pelajar itu mengadakan janji. Sementara, AA ini hanya diajak korban untuk melakukan aksi tawuran.
“Saya cuma diajak aja. Kita tawuran sama SMK PGRI 2 Bogor dan SMK Karya Nugraha, atas peristiwa ini saya pun sangat menyesal dan tidak akan mengulanginya lagi,” pungkasnya.