Tenda Biru Pernikahan di Citepus Sukabumi Roboh, Warga Luka di Kepala

- Redaksi

Rabu, 9 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenda pernikahan di Kampung Citepus Girang roboh. l Istimewa

Tenda pernikahan di Kampung Citepus Girang roboh. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l PALABUHANRATU – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi mengakibatkan tenda pernikahan roboh.

Informasi yang didapat sukabumiheadlines.com, saat kejadian tenda sedang digunakan acara pernikahan di Kampung Citepus Girang RT 03/14 Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu.

Tubagus M Hafifi (31) mengatakan, saat kejadian dirinya sedang berada di lokasi pernikahan, tenda tersebut dua kali ambruk, di mana kejadian pertama sekitar pukul 14.00 WIB. Tenda kembali ambruk sekira pukul 17.05 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

tenda2
Tenda pernikahan di Kampung Citepus Girang roboh. l Istimewa

“Seorang warga tertimpa reruntuhan tenda dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu untuk mendapatkan perawatan,” ujarnya.

“Katanya ada luka di bagian kepala dan mendapatkan lima jahitan. Awalnya tenda pelaminan roboh, selanjutnya disusul saat terjadi angin puting beliung, angin barat mengakibatkan tenda utama runtuh,” sambungnya.

Masih kata Tubagus, warga yang tertimpa tenda roboh bernama Supilawati (45), saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Palabuhanratu.
“Jadi katanya ada luka di kepala,” terangnya.

Berita Terkait

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Berita Terbaru

Ilustrasi calon pekerja migran atau tenaga kerja wanita antre naik pesawat - sukabumiheadline.com

Sukabumi

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Rabu, 29 Jul 2026 - 23:18 WIB