Termasuk dari Sukabumi, 1.016 Jadi Tersangka Kasus Perdagangan Orang se-Indonesia

- Redaksi

Kamis, 28 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terduga pelaku TPPO diamankan polisi. l Istimewa

Terduga pelaku TPPO diamankan polisi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Dalam kurun empat bulan terakhir, Juni hingga September 2023, kepolisian gencar memburu para pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Dikutip dari laman resmi Mabes Polri, Satgas TPPO Bareskrim Polri dan Polda Jajaran berhasil menyelamatkan 2.712 orang korban perdagangan orang periode 5 Juni hingga 25 September 2023.

“Polisi juga telah mengamankan 1.016 tersangka dan telah menangani 848 laporan polisi,” tulis laman tersebut, dikutip pada Kamis (28/9/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun dari jumlah kasus tersebut, sebanyak 527 kasus di antaranya terkait pekerja migran jenis pembantu rumah tangga.

Kemudian terdapat 7 kasus anak buah kapal yang bekerja di kapal berbendera asing. Diberitakan sebelumnya, 6 tenaga kerja Indonesia (TKI) atau pekerja migran asal Kabupaten Sukabumi dan Cianjur, Jawa Barat dikabarkan hidup terkatung-katung dan di bawah ancaman mafia perdagangan manusia di Kamboja dalam tiga pekan terakhir. Baca lengkap: 6 TKI asal Sukabumi dan Cianjur Sukabumi Disekap di Kamboja

Selanjutnya, 283 kasus perempuan pekerja seks komersial dan 69 kasus eksploitasi anak. Baca lengkap: Tak Putus Dirundung Malang, Tiga Gadis Sukabumi Terjebak Kerja Pijat Plus-plus Tanpa Dibayar

Diberitakan sebelumnya, 4 orang wanita asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi. Mereka merupakan sindikat TPPO ke Timur Tengah. Baca lengkap: 4 Wanita Sukabumi Terlibat Sindikat Perdagangan Orang ke Timur Tengah

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita asal Kota Sukabumi, Jawa Barat bernasib pilu. Dia disekap di Kamboja, dan tak diberi makan dan minum. Baca lengkap: Penjual 5 Wanita Sukabumi ke Kamboja Ternyata Mahasiswa Bandung

Informasi dihimpun, pada awalnya wanita Sukabumi itu dijanjikan pekerjaan. Namun, ia bersama belasan orang wanita lainnya kini bernasib sama. Baca lengkap: Nasib Wanita asal Warudoyong Sukabumi Disekap di Kamboja Tanpa Makan Minum

Berita Terkait

Sukabumi masuk 10 Kota Toleran di Indonesia versi SETARA Institute
Anggaran Rp68 miliar untuk perbaikan jalan rusak di Sukabumi akhirnya melayang
Dedi Mulyadi ogah tiru Gubernur Jakarta berantas ikan sapu-sapu, ini tips jitu dari KDM
Nyaris 100 ribu! Jawa Barat juara kasus perceraian se-Indonesia, ini kabupaten terbanyak
Profil Letjen TNI Djon Afriandi, Pangkopassus disebut tampar pihak protokol istana
Kemenhan dorong TNI bentuk batalyon baru di semua kabupaten, ini tujuannya
5 prioritas Jabar di Musrenbang RKPD 2027: Sekolah gratis hingga konektivitas wilayah
Menaker: Serikat pekerja bukan lawan perusahaan, tapi penjaga hak karyawan

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:21 WIB

Sukabumi masuk 10 Kota Toleran di Indonesia versi SETARA Institute

Sabtu, 25 April 2026 - 01:35 WIB

Anggaran Rp68 miliar untuk perbaikan jalan rusak di Sukabumi akhirnya melayang

Kamis, 23 April 2026 - 19:49 WIB

Dedi Mulyadi ogah tiru Gubernur Jakarta berantas ikan sapu-sapu, ini tips jitu dari KDM

Kamis, 23 April 2026 - 17:31 WIB

Nyaris 100 ribu! Jawa Barat juara kasus perceraian se-Indonesia, ini kabupaten terbanyak

Rabu, 22 April 2026 - 16:59 WIB

Profil Letjen TNI Djon Afriandi, Pangkopassus disebut tampar pihak protokol istana

Berita Terbaru

Otomotif

Nissan Gravite, mobil murah dan irit BBM

Minggu, 26 Apr 2026 - 05:25 WIB

Ilustrasi wisatawan asing sedang kemping - sukabumiheadline.com

Wisata

Minat wisatawan asing kemping di Sukabumi sangat rendah

Minggu, 26 Apr 2026 - 03:00 WIB

Stoking berbulu

Teknologi

7 produk yang percuma diciptakan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 21:13 WIB