Ternyata Ini Penyebab Ledakan Tabung CNG di Cibadak Sukabumi, Kepsek SD Korban Tewas

- Redaksi

Selasa, 28 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua tabung gas CNG meledak di atas truk di Cibadak. l Istimewa

Dua tabung gas CNG meledak di atas truk di Cibadak. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Peristiwa pilu meledaknya tabung gas CNG yang merenggut korban jiwa di ruas jalan Sukabumi – Bogor pada pukul 17.40 WIB sore tadi, Senin (27/11/2023) terus dilakukan penyelidikan penyebabnya oleh pihak Kepolisian.

Tak kenal lelah hingga larut malam jajaran Satreskrim Polres Sukabumi melakukan olah TKP atas peristiwa meledaknya Tabung Gas CNG yang meledak saat dalam perjalanan menggunakan truk.

Berita Terkait: 5 Korban Ledakan CNG di Cibadak Sukabumi Lahir Hari yang Sama dengan Tanggal Kejadian

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut menyebabkan 9 orang jadi korban. Dari kesembilan korban tersebut, dua di antaranya meninggal dunia, yakni Heni Handayani yang menjabat Kepala SDN Cimuncang, Desa/Kecamatan Bojonggenteng, dan Uwoh Abdullah. Baca lengkap: Kepsek SD di Bojonggenteng dan Warga Parakansalak Sukabumi Korban Tewas Ledakan Gas

Baca Juga :  Sindikat Judi Online SOBAT88 dan JANGKAR55 Dibekuk di Bojongraharja Cikembar Sukabumi

Dari hasil pendalaman polisi setidaknya 2 tabung gas CNG meledak di atas truk, Polisi dalam olah TKP yang dilakukan di kawasan Lodaya, Jalan Karangtengah, Cibadak, Kabupaten, Sukabumi menemukan dugaan yang mengakibatkan ledakan.

Menurut Kasatreskrim Polres Sukabumi, AKP Ali Jupri mengatakan, dalam insiden ini 2 Tabung Gas meledak sementara 18 tabung lainnya masih utuh di dalam truk.

“Dalam olah TKP Polisi menemukan Cylinder Valve tabung gas yang patah menjadi dugaan sementara karena kondisi tabung gas yang lain masih tertempel di tabung tersebut,” ungkap Ali Jupri, Senin (27/11/2023).

Baca Juga :  Sehari Usai Pilkades Serentak 2023, Ketua BPD Karang Tengah Sukabumi Tewas Gadir

Ia menambahkan, belum secara pasti dapat memastikan bahwa Cylinder Valve yang patah menjadi penyebab utama pemicu ledakan yang mengakibatkan peristiwa tersebut.

“Kita masih terus melakukan penyelidikan penyebab pasti peristiwa tersebut, karena pada saat kejadian kondisi truk saat itu dalam kondisi macet, jadi tidak ada guncangan,” tambahnya.

Dari 2 tabung gas yang meledak Polisi baru menemukan satu buah tabung sementara satu tabung lainnya masih dalam proses pencarian.

“Satu buah tabung meledak ditemukan petugas di sekitar Sungai dengan jarak dari TKP ledakan sekitar 20 meter,” pungkas Ali Jupri.

Berita Terkait

Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026
Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar
Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot
Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah
Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik
Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia
Tak peduli status jalan rusak penyebab kecelakaan, warga Sukabumi kompak perbaiki
Remaja belasan tahun asal Cisaat Sukabumi terancam 15 tahun penjara

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:02 WIB

Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:09 WIB

Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:47 WIB

Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:19 WIB

Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:11 WIB

Warga Nagrak Sukabumi temukan mayat diduga pencuri tersengat arus listrik

Berita Terbaru

Gedung tua peninggalan Belanda - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Khazanah

Mengapa di Sukabumi ada nama Loji? Begini asal-usulnya

Kamis, 29 Jan 2026 - 03:02 WIB