Tetap di Sukabumi atau merantau? Cek UMK kota/kabupaten di Jawa Barat 2025 naik 6,5%

- Redaksi

Rabu, 18 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi upah atau gaji - Istimewa

Ilustrasi upah atau gaji - Istimewa

sukabumiheadline.com – Daftar upah minimum kabupaten/kota atau UMK 2025 di seluruh Jawa Barat (Jabar) akan diumumkan paling lambat pada Rabu (18/12/2024). Namun, UMK Jabar berlaku mulai 1 Januari 2025.

Pengumuman besaran UMK 2025 se-Jabar tersebut menyusul penetapan upah minimum provinsi (UMP) pada Rabu (11/12/2024) lalu. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan UMP 2025 sebesar Rp2.191.238, naik Rp133.737 atau sekitar 6,5 persen dari Rp2.057.495 pada 2024.

Formula perhitungan UMK Jabar 2025 Serupa dengan UMP, berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 16 Tahun 2024, nilai kenaikan UMK 2025 ditetapkan sebesar 6,5 persen dari nominal tahun ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Besaran upah minimum kabupaten/kota harus lebih tinggi dari nilai UMP yang sudah ditetapkan. UMK 2025 dihitung oleh dewan pengupahan kabupaten/kota menggunakan formula penghitungan sebagai berikut:

Baca Juga :  Pj Gubernur Jawa Barat tetapkan UMK 2025, Sukabumi masuk tertinggi

UMK 2025 = UMK 2024 + nilai kenaikan UMK 2025

Nilai kenaikan upah minimum ditentukan sebesar 6,5 persen, dengan mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu.

Indeks tertentu merupakan variabel yang mewakili kontribusi tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota dengan memperhatikan kepentingan perusahaan dan pekerja/buruh.

Perkiraan besaran UMK 2025 se-Jabar Pada 2024, nominal UMK Jawa Barat ditetapkan dalam Keputusan Gubernur Jabar Nomor 561.7/Kep.804-Kesra/2023 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2024.

Merujuk keputusan gubernur tersebut, berikut perincian perkiraan UMK 2025 se-Jabar jika naik 6,5 persen:

  • UMK Kota Bekasi: Rp5.690.752,95 (perkiraan naik Rp347.322,95)
  • UMK Kabupaten Karawang: Rp5.599.593,21 (perkiraan naik Rp341.759,21)
  • UMK Kabupaten Bekasi: Rp5.558.515 (perkiraan naik Rp339.252)
  • UMK Kabupaten Purwakarta: Rp4.792.252,92 (perkiraan naik Rp292.484,92)
  • UMK Kabupaten Subang: Rp3.508.626,5 (perkiraan naik Rp214.141,5)
  • UMK Kota Depok: Rp5.195.721,78 (perkiraan naik Rp317.109,78)
  • UMK Kota Bogor: Rp5.126.897,2 (perkiraan naik Rp312.909,2)
  • UMK Kabupaten Bogor: Rp4.877.211,16 (perkiraan naik Rp297.670,16)
  • UMK Kabupaten Sukabumi: Rp3.604.482,9 (perkiraan naik Rp219.991,9)
  • UMK Kota Sukabumi: Rp3.018.634,93 (perkiraan naik Rp184.235,93)
  • UMK Kabupaten Cianjur: Rp3.104.583,63 (perkiraan naik Rp189.481,63)
  • UMK Kota Bandung: Rp4.482.914 (perkiraan naik Rp273.605)
  • UMK Kota Cimahi: Rp3.863.692,2 (perkiraan naik Rp235.812,2)
  • UMK Kabupaten Bandung Barat: Rp3.736.741 (perkiraan naik Rp228.064)
  • UMK Kabupaten Sumedang: Rp3.732.088 (perkiraan naik Rp227.780)
  • UMK Kabupaten Bandung: Rp3.757.284,85 (perkiraan naik Rp229.317,85)
  • UMK Kabupaten Indramayu: Rp2.794.237,3 (perkiraan naik Rp170.540,3)
  • UMK Kota Cirebon: Rp2.697.685,47 (perkiraan naik Rp164.647,47)
  • UMK Kabupaten Cirebon: Rp2.681.382,45 (perkiraan naik Rp163.652,45)
  • UMK Kabupaten Majalengka: Rp2.404.632,61 (perkiraan naik Rp146.761,61)
  • UMK Kabupaten Kuningan: Rp2.209.519,29 (perkiraan naik Rp134.853,29)
  • UMK Kota Tasikmalaya: Rp2.801.962,81 (perkiraan naik Rp171.011,81)
  • UMK Kabupaten Tasikmalaya: Rp2.699.992,26 (perkiraan naik Rp164.788,26)
  • UMK Kabupaten Garut: Rp2.328.555,4 (perkiraan naik Rp142.118,4)
  • UMK Kabupaten Ciamis: Rp2.225.279,16 (perkiraan naik Rp135.815,16)
  • UMK Kabupaten Pangandaran: Rp2.221.724,19 (perkiraan naik Rp135.598,19)
  • UMK Kota Banjar: Rp2.204.754,48 (perkiraan naik Rp134.562,48).

Baca Juga :  Warga Sukabumi Mau Merantau? Cek Top 5 UMK Terbesar di Jawa Barat Ini

Berita Terkait

Tahun depan iuran BPJS naik, Menkes: Sedang didiskusikan dengan Menkeu
2026 skema Subsidi LPG 3 kg berubah, pemerintah minta masyarakat sadar
Royalti murottal AlQuran, hotel dapat tagihan Rp4,4 juta dari LMKN
Naik pangkat jadi Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, berapa gaji yang diterima pria Sukabumi ini?
Larangan study tour dicabut? Ini rekomendasi lokasi dari Dedi Mulyadi untuk pelajar
Pilih ormas? Padahal gaji Komcad SPPI sampai Rp7 juta, lulusan SMP bisa daftar
Pemegang polis asuransi harus bayar 10% jika masuk rumah sakit
Petani Cidadap Sukabumi keluhkan harga pupuk subsidi dijual lebih mahal

Berita Terkait

Rabu, 27 Agustus 2025 - 10:00 WIB

Tahun depan iuran BPJS naik, Menkes: Sedang didiskusikan dengan Menkeu

Selasa, 26 Agustus 2025 - 12:31 WIB

2026 skema Subsidi LPG 3 kg berubah, pemerintah minta masyarakat sadar

Selasa, 19 Agustus 2025 - 05:42 WIB

Royalti murottal AlQuran, hotel dapat tagihan Rp4,4 juta dari LMKN

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 07:00 WIB

Naik pangkat jadi Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, berapa gaji yang diterima pria Sukabumi ini?

Rabu, 6 Agustus 2025 - 10:29 WIB

Larangan study tour dicabut? Ini rekomendasi lokasi dari Dedi Mulyadi untuk pelajar

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni - DPR RI

Politik

Ahmad Sahroni dipecat usai viral respons kritik bubarkan DPR

Jumat, 29 Agu 2025 - 19:30 WIB