sukabumiheadline.com l Jalan Tol Bocimi Seksi 1 dan 2 telah resmi beroperasi setelah kedua ruas tersebut diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.
Kehadiran Jalan Tol Bocimi disambut antusias warga Kota dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Warga berharap kehadiran jalan tol yang telah dinanti puluhan tahun itu akan menggairahkan sektor perekonomian di Sukabumi.
“Ya mudah mudahan membuat ekonomi semakin bergairah, banyak perusahaan berdiri dan terbuka peluang usaha atau lowongan pekerjaan,” kata Rizky Awaludin kepada sukabumiheadline.com, Jumat (11/8/2023).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Deddy Herlambang mengatakan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi alias Tol Bocimi bisa berdampak negatif pada kereta api (KA) Pangrango relasi Bogor-Sukabumi.
“Akan berdampak negatif adalah KA Pangrango dari Bogor ke Sukabumi. Kemungkinan akan berkurang okupansinya,” kata Deddy.
Menurutnya, pembukaan tersebut membuat perjalanan dari Jakarta ke Sukabumi lebih cepat, hanya membutuhkan waktu kurang lebih dua jam.
Meski demikian, Deddy menilai kehadiran Tol Bocimi Seksi 2 mampu memberikan membangkitkan ekonomi di Sukabumi dan sekitarnya.
“Baik investasi pengembang atau menarik investasi wisata ke Gunung Padang dan lain-lain,” tutur dia.
Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya,
Tol Bocimi diketahui memiliki empat seksi dengan total panjang 54 kilometer. Seksi 2 yang menghubungkan Cigombong, Kabupaten Bogor dengan Cibadak, Kabupaten Sukabumi sepanjang 11,9 kilometer telah diresmikan Presiden Jokowi pada Jumat (4/82023) lalu dan telah dibuka untuk umum secara gratis hingga 17 Agustus 2023.
Sedangkan, Seksi I Ciawi-Cigombong telah beroperasi sejak 2018. Ruas tol sisanya yaitu Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat dan Seksi 4 Sukabumi Barat-Sukabumi Timur sedang proses pembebasan lahan.