Trailer melintang Jalan Angkrong Sukabumi, macet total buruh pelajar ngeluh

- Redaksi

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trailer melintang jalan, Angkrong Sukabumi macet total - sukabumiheadline.com

Trailer melintang jalan, Angkrong Sukabumi macet total - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Sebab truk trailer melintang hingga menutupi jalan, kawasan Angkrong, Desa Sundawenang , Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, macet total, Rabu (13/8/2025) pagi.

Terpantau padat Rabu jam 06.15 WIB jalanan macet parah dari ketiga arah, mengingat kawasan tersebut merupakan daerah industri. Ribuan buruh pabrik dan pelajar berjalan kaki menuju pabrik dan Stasiun KA Parungkuda.

Kemacetan dari arah Parungkuda terpantau sejak stasiun KA Parungkuda. Kemudian, dari arah Parakasalak juga terpantau macet. Demikian dari arah pertigaan Angkrong menuju Parakasalak juga macet total.

Salah seorang warga, Goesul Mugis (35) menyebut peristiwa terjadi diduga akibat sopir trailer dengan nomor polisi B 9476 PEI itu mengantuk. Akibatnya bagian atas kontainer nyangkut pohon mahoni.

“Sopirnya ngantuk. Dari tadi, kajadian jam 01.00 WIB,” kata pria yang juga Ketua RT itu kepada sukabumiheadline.com, Rabu pagi di lokasi kejadian.

Diketahui, trailer baru keluar pabrik PT StarCom, sebuah perusahaan yang memproduksi barang elektronik, tidak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  5 Kronologis Meninggalnya Nelayan Asal Cisolok Sukabumi di Cianjur

“Kami upayakan digergaji pohonnya paling,” kata pria yang akrab dipanggil Agis itu.

Sementara, Bambang salah seorang pekerja pabrik memilih beristirahat di pinggir jalan karena sulit melanjutkan perjalanan.

“Baru ini kejadian kayak begini. Ya mau gimana lagi,” kata pria yang bekerja di Cicurug itu.

Hingga berita ini ditulis, upaya evakuasi dengan bantuan trailer lainnya masih terus di lakukan.

Berita Terkait

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi
Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal
Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk
Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia
Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026
Palsukan tandatangan, Kades Karang Tengah Sukabumi korupsi Dana Desa Rp1,35 miliar
Ardian jadi Kapolres Sukabumi Kota untuk nonton Persib, 20 hari kemudian diganti Sentot
Bangunan 166 huntap korban bencana, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Bukan hanya rumah

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 02:28 WIB

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 22:07 WIB

Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:12 WIB

Lereng Gunung Salak di Cidahu Sukabumi dirusak, eks menteri ini ngamuk

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:46 WIB

Jengkel terlalu banyak, pria Sukabumi ini cabut tiang jaringan internet milik MyRepublic Indonesia

Kamis, 29 Januari 2026 - 00:02 WIB

Selalu waspada, 44 bencana hantam Sukabumi sepanjang Januari 2026

Berita Terbaru

Terlilit utang, N sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Sukabumi

Terlilit utang, sopir pickup di Sukabumi berpura-pura dibegal

Sabtu, 31 Jan 2026 - 22:07 WIB