Truk dan Pick Up Nyaris Terbalik di Tanjakan Gunung Sumping Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 7 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINES.com l PALABUHANRATU – Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) kembali terjadi di ruas jalan tanjakan Gunung Sumping – Pasangrahan, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (7/4/2022).

Satu unit kendaraan bak terbuka jenis pickup bak dengan muatan pasir nyaris terbalik setelah terperosok ke dalam parit, tepat di tanjakan yang berlokasi di Kampung Gunung Sumping tersebut.

Saksi mata Supriadi (39) warga Badak Putih, Palabuhanratu, mengungkapkan, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. “Sopir hanya mengalami syok dan bagian belakang kendaraan rusak ringan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Supriadi menjelaskan, berdasarkan pantauannya kejadian berawal sekira pukul 15.00 WIB, saat kendaraan melaju dari arah Gunung Sumping, Desa Citepus menuju arah Pasanggrahan, Desa Cimangu.

“Nah saat tiba di lokasi kejadian, tiba tiba dari arah berlawanan datang sebuah kendaraan roda dua datang dan mencoba menghindari lubang pada jalan,” jelasnya.

“Mungkin sopir pick up kaget, melakukan pengereman mendadak saat nanjak, pas mau melaju lagi gak kuat dan mundur, akhirnya terperosok ke parit,” sambungnya.

Sementara itu warga lainnya Tatang Sutarman menambahkan, sebelum kejadian pick up terperosok.

Sebelumnya sekitar pukul 10.30 WIB kendaraan truk dengan membawa muatan GRS nyaris terbalik akibat tidak kuat menanjak namun berhasil melaju setelah dibantu warga yang melintas didorong.

“Kalau truk tadi siang gak apa apa, awalnya gak kuat nanjak, setelah dibantu warga didorong berhasil naik melanjutkan perjalanan,” kata Tatang.

“Kalau pick up keburu terperosok jalanan lagi sepi, sampai saat ini belum di evakuasi,” tandasnya.

Berita Terkait

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terbaru

Ilustrasi aktivitas pemadam kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:05 WIB