Wakil Ketua DPR RI ke Sukabumi pastikan penanganan bencana tepat, minta ini

- Redaksi

Jumat, 6 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bahkan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal didampingi Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri - Budiyanto

Bahkan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal didampingi Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri - Budiyanto

sukabumiheadline.com – Ruas Jalan Sukabumi – Sagaranten di Kampung Rawa Udin, Desa/Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali tertimbun tanah longsor, Jumat (6/12/2024).

Dampaknya terjadi antrean kendaraan bermotor sekitar 2 kilometer baik dari arah Sukabumi maupun Sagaranten. Bahkan beberapa mobil rombongan sukarelawan ikut terjebak dalam antrean.

Bahkan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal didampingi Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri dan rombongan yang rencananya akan berkunjung ke lokasi bencana Desa Datarnangka, Kecamatan Pabuaran ikut terjebak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sengaja turun di sini ingin memastikan penanganan bencana ini cepat,” ungkap Cucun kepada awak media saat di lokasi jalan tertimbun Desa/Kecamatan Purabaya, Jumat.

Ia mengatakan jangan sampai kebutuhan dasar seperti makanan, bahan bakar minyak (BBM) untuk transportasi dalam penanganan bencana ini sampai tidak ada.

“Saya juga barusan WA (whats app) Pak Kapolda supaya bisa bantu eskavator, alat berat turun di setiap titik-titik yang menutupi jalan (akses jalan terputus),” kata Cucun.

Sehingga, lanjut dia, arus lalu lintas dari semua pembawa bantuan segala macam ke lokasi pusat bencana banjir dan longsor itu bisa segera masuk.

“Kalau kaya gini kan orang akses sudah susah, belum nanti, tadi dikatakan sudah lima hari SPBU sudah tidak ada supply, kalau kehabisan BBM malah menjadi susah,” ujar Cucun.

Setelah meninjau lokasi jalan tertimbun di Kampung Rawa Udin Desa/Kecamatan Purabaya, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan rombongan kembali balik kanan, tidak melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Pabuaran dan Sagaranten.

Pantauan Kompas.com di lokasi jalan tertimbun, upaya pembersihan material longsor dilakukan secara gotong royong dengan peralatan manual seperti cangkul sejak Jumat pagi oleh masyarakat Kampung Rawa Udin.

Para petugas pemelihara jalan dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BNPT) Provinsi Jawa Barat dan sejumlah sukarelawan dari beberapa organisasi sosial kemanusian ikut turun membantu membersihkan material longsoran dengan dibantu mesin sedot air pompa alkon.

Berita Terkait

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
DPRD Kabupaten Sukabumi bahas transformasi Perumda AMTJM jadi perseroda
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terbaru

Selfi Nafilah tampil berhijab - Instagram

Hikmah

Artis asal Sukabumi diselimuti duka

Selasa, 28 Jul 2026 - 02:23 WIB

Puncak Habibie terbakar - Ist

Sukabumi

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Senin, 27 Jul 2026 - 22:36 WIB