sukabumiheadline.com – Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman mengatakan bantuan hunian tetap (huntap) di Kampung Haji BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) yang diterima para korban terdampak bencana tidak untuk diperjualbelikan.
“Itu jangan (diperjualbelikan). Kami sudah wanti-wanti kepada para penyintas bencana,” kata Ade kepada awak media selesai peresmian huntap Kampung Haji BPKH di Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Rabu (14/8/2024).
Rekomendasi Redaksi: Miris, pelajar di Sukabumi setiap hari harus lewati jembatan miring untuk ke sekolah
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah, lanjut dia, mengusahakan dan memberikan huntap kepada para penyintas bencana karena rumahnya rusak. Huntap ini sangat dibutuhkan para korban bencana untuk menggantikan rumah yang rusak.
“Kalau diperjualbelikan mereka (penyintas bencana) akan repot juga,” ujar dia.
Rekomendasi Redaksi: Korban bencana merana, Pemkab Sukabumi tinggal bayar aset PTPN, izin huntap terbit
Ade menuturkan di Kabupaten Sukabumi, para korban bencana yang membutuhkan huntap bukan hanya di Desa Kertaangsana saja. Tapi masih ada di beberapa lokasi lain di antaranya di Kecamatan Nyalindung ada di wilayah Dusun Ciherang, Desa Cijangkar.
Di wilayah Kecamatan Palabuhanratu ada di Kampung Nyalindung, Desa Pasirsuren, juga di Dusun Suradita, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung.
Rekomendasi Redaksi: Menanti realisasi huntap, Ikatan Korban Bencana Sukabumi gelar Isthigosah dan doa bersama

“Masih ada beberapa lokasi bencana yang sampai saat ini belum berwujud huntapnya,” tutur dia.
Pada kesempatan itu, Ade, mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang mewujudkan pembangunan huntap Kampung Haji BPKH bagi warga terdampak bencana gerakan tanah Kampung Gunungbatu.
“Atas nama pribadi, masyarakat, Pemkab Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi, terutama BPKH, DT Peduli, para kepala dinas, masyarakat, dan Dulux, sehingga pembangunan perumahan huntap bisa diresmikan dan diberikan,” ucap Ade.
Rekomendasi Redaksi: Hamdallah, 129 huntap Kampung Haji BPKH untuk korban bencana di Sukabumi diresmikan
Diberitakan sebelumnya lima tahun menanti, akhirnya hunian tetap (huntap) bagi korban bencana gerakan tanah Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat, dapat dihuni.
Permukiman bagi ratusan penyintas bencana bertajuk Kampung Haji BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) berlokasi di Jalan Baru, Desa Kertaangsana diresmikan pada Rabu (14/8/2024).