Warga Beri Rating Bintang 1 di Aplikasi MyPertamina, Ini Komentar Santai Pertamina

- Redaksi

Sabtu, 9 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beli Pertalite dengan MyPertamina

Beli Pertalite dengan MyPertamina

SUKABUMIHEADLINE.com l Baru saja di-launching, 1 Juli 2022, tapi aplikasi MyPertamina mendapatkan ulasan negatif dari netizen. Aplikasi yang diluncurkan PT Pertamina (Persero) ini mendapat bintang 1,3 di playstore dan 2,5 di App store dari skor 5.

Aplikasi MyPertamina di AppStore pun berisi suara-suara yang sumbang dari netizen di kolom komentarnya. Mereka mengeluhkan ribetnya untuk membeli bahan bakar dengan aplikasi hingga adanya biaya platform.

Udah efektif bayar pake uang cash, malah buat ribet. Seharusnya ini tuh dijadikan sebuah opsi bukan kewajiban. Hadeh, belum lagi masalah bug dalam aplikasi kadang force close dan pas dibuka aplikasinya putih tampilan menu munculnya lama. Emang dah kalo ada yang susah kenapa pilih yang mudah wkwkwkwk,” kata Enrico Fortino disertai bintang 1.

Banyak suara nyelekit lainnya di kolom komentar aplikasi MyPertamina. Tampak masyarakat menjadi enggan mengunduh aplikasi untuk membeli bensin di SPBU.

Sementara, sejak awal Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting merespons komentar miring masyarakat tersebut.

Baca Juga :  Kabar Buruk Buat Warga Sukabumi, Pertalite Bakal Dibatasi

“Semua masukan, kritikan dan komen ini akan kami jadikan bahan untuk meningkatkan kualitas MyPertamina ke depan,” kata Irto dikutip dari tempo.co, Ahad (3/7/2022).

Ia mengatakan Pertamina tidak mewajibkan masyarakat memiliki aplikasi MyPertamina, tapi harus/wajib daftar di website subsiditepat.mypertamina.id

“QR Code juga bisa diprint, jadi tidak wajib juga memakai aplikasi MyPertamina. Begitu juga saat bayar, mekanisme cash masih diterima,” tuturnya.

Berita Terkait

Belasan desa di Jawa Barat tanpa sinyal hp dan internet, Kabupaten Sukabumi terbanyak
Prabowo siapkan lahan 4 ribu m2 depan Bundaran HI untuk lembaga dan badan umat Islam
Jalan Nasional lintasi pusat kota se-Jawa Barat bakal diserahkan ke kota/kabupaten
Buntut KDM vs AQUA? Marak pelanggaran izin, DPR bentuk Panja AMDK
Bupati di Jawa Barat ini wajibkan 1 kecamatan 1 hektar hutan
Bye-bye seng, KDM siapkan aturan penggunaan ijuk, sirap, genteng
Prabowo sebut kelapa sawit tanaman ajaib, dikritik PDIP
4.000 ASN dipastikan akan direkrut jadi Komcad

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:30 WIB

Belasan desa di Jawa Barat tanpa sinyal hp dan internet, Kabupaten Sukabumi terbanyak

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:58 WIB

Prabowo siapkan lahan 4 ribu m2 depan Bundaran HI untuk lembaga dan badan umat Islam

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:33 WIB

Jalan Nasional lintasi pusat kota se-Jawa Barat bakal diserahkan ke kota/kabupaten

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:07 WIB

Buntut KDM vs AQUA? Marak pelanggaran izin, DPR bentuk Panja AMDK

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:49 WIB

Bupati di Jawa Barat ini wajibkan 1 kecamatan 1 hektar hutan

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131