Warga Bogor Spesialis Pencuri Tanaman Hias di Cidahu Sukabumi Dibekuk Polisi

- Redaksi

Rabu, 9 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua pelaku pencuri tanaman hias. l Istimewa

Dua pelaku pencuri tanaman hias. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l CIDAHU – Jajaran Unit Reskrim Polsek Cidahu, Polres Sukabumi, mengamankan dua pelaku diduga melakukan pencurian tanaman hias.

Informasi diperoleh sukabumiheadlines.com, kedua terduga pelaku merupakan warga Kabupaten Bogor berinisial HW (49) dan  EJ (46) yang diamankan pada Rabu 9 Februari 2022 sekira pukul 03.30 WIB.

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah melalui Kapolsek Cidahu IPTU Suryana Bande mengatakan, penangkapan pelaku pencurian tanaman hias dilakukan di wilayah Kabupaten Bogor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Bande kejadian bermula ketika Polsek Cidahu menerima laporan masyarakat tentang pencurian tanaman hias di dalam Grand House, sebuah halaman rumah di Kampung/DesaTangkil, Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi pada 8 Februari 2022.

“Unit Reskrim Polsek Cidahu menindaklanjuti laporan warga dengan melakukan olah TKP dan penyelidikan,” ujarnya.

“Jadi para pelaku ini masuk ke Grand House dengan cara merusak atap jaring dari plastik UV, ” tuturnya.

Masih kata Bande, setelah para pelaku berhasil masuk ke halaman Grand House kemudian menggasak berbagai jenis tanaman hias yang ada. Kemudian kabur dengan membawa hasil curiannya melalui pintu belakang. “Bersama dengan para pelaku, juga turut diamankan tanaman hias hasil curian, yang disimpan pelaku di rumahnya,” jelasnya.

Bande menegaskan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan guna mendalami kasus pencurian tanaman hias tersebut. “Kita terus dalami kasusnya untuk mengetahui apakah ada pelaku lain dalam kasus tersebut,” pungkasnya.

Adapun tanaman hias yang dicuri pelaku diantaranya berjenis terkenal, florida beauty.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong ekosistem pendidikan inklusif, aman, dan memberdayakan
Nizam Syafei Sukabumi tewas dianiaya, ayah kandung jadi tersangka
Diduga depresi 3 kali gagal berumahtangga, PNS di Sukabumi ini memilih akhiri hidup
Pemkab Sukabumi bangun belasan sarana air bersih, yuk cek lokasi, anggaran dan hasilnya
Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia
Lansia di Sukabumi dirampok dua pria, Rp3,8 juta dan dokumen pribadi melayang
Susah sinyal, daerah blank spot di Sukabumi disorot Kemenko Polkam
Tubuh renta Sadi harus ditandu karena jalan rusak di Jampang Tengah Sukabumi

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:04 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong ekosistem pendidikan inklusif, aman, dan memberdayakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 02:02 WIB

Nizam Syafei Sukabumi tewas dianiaya, ayah kandung jadi tersangka

Kamis, 30 April 2026 - 21:38 WIB

Diduga depresi 3 kali gagal berumahtangga, PNS di Sukabumi ini memilih akhiri hidup

Rabu, 29 April 2026 - 18:37 WIB

Pemkab Sukabumi bangun belasan sarana air bersih, yuk cek lokasi, anggaran dan hasilnya

Selasa, 28 April 2026 - 01:53 WIB

Bermasalah, TKW asal Sukabumi dan Cianjur dipulangkan dari Malaysia

Berita Terbaru

Ilustrasi pelajar SMP - sukabumiheadline.com

Tak Berkategori

2 Mei Hardiknas: Fakta miris RLS Kabupaten Sukabumi hanya 8,50 tahun

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:15 WIB