Wisatawan Asal Jerman dan Brazil Kunjungi Desa Wisata Hanjeli di Waluran Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 5 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wisatawan Asing di Desa Wisata Hanjeli I Istimewa

Wisatawan Asing di Desa Wisata Hanjeli I Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com I WALURAN – Berjarak kurang lebih 45 km dari Kota Sukabumi, traveller bisa mengunjungi Desa Wisata Edukasi berupa Museum Hanjeli. Anda juga bisa belajar tentang budidaya hanjeli serta olahan makanan dengan bahan dasar hanjeli di sini.

Hanjeli merupakan sejenis tumbuhan biji-bijian tropis dari suku padi-padian atau Poaceae. Tanaman ini berasal dari Asia Timur dan Malaya, namun sekarang telah tersebar ke berbagai penjuru dunia. Bahkan, beberapa varietas memiliki biji yang dapat dimakan dan dijadikan sumber karbohidrat dan juga obat.

Hanjeli sendiri termasuk populer di Daerah Jawa Barat (Sunda), sedangkan nama populer Indonesia adalah Jali atau Jali-jali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Kabupaten Sukabumi, terdapat Eduwisata Pangan Lokal Hanjeli, wisata edukasi tentang budidaya hanjeli yang lokasinya berada di Kampung Cekdam, Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran.

Baca Juga :  Menulis Tak Sopan di CD Janda, Tukang Kredit Dimassa Warga Gunungguruh Sukabumi

Wisatawan yang berkunjung ke sini akan mendapatkan wisata edukasi tentang hanjeli, termasuk bagaimana cara mengolah makanan dengan bahan dasar hanjeli.

Penggiat di Desa Wisata Hanjeli Asep Hidayat (34) mengatakan, pihaknya menawarkan kepada wisatawan untuk ikut menanam dan mengolah hanjeli.

“Selain melihat tanaman hanjeli, edukasi tentang hanjeli, wisatawan juga bisa mengikuti kegiatan panen, numbuk hanjeli, nampi hanjeli dan membuat olahan berupa dodol hanjeli hingga membuat rengginang hanjeli,” tutur Asep kepada sukabumiheadline.com.

Wisatawan
Wisatawan lokal yang berkunjung ke Desa Wisata Hanjeli I Istimewa

Tidak hanya wisatawan lokal yang mengunjungi ke wisata edukasi ini, wisatawan asing yang berasal dari Brazil dan Jerman  pernah berkunjung untuk mengetahui pembelajaran apa saja yang ada di Eduwisata Museum Hanjeli tersebut.

Baca Juga :  Atlet Dayung Asal Surade Sukabumi Raih Medali Emas di Pon XX Papua

“Wisatawan dari Brazil dan Jerman pun berkunjung ke sini, belajar numbuk hanjeli, nampi hanjeli, bagaimana cara membudidayakan hanjeli, mereka sangat tertarik karena di negara mereka belum ada hal seperti disini”, tambahnya.

Wisatawan Asing
Wisatawan dari Brazil dan Jerman belajar Menampi Hanjeli I Istimewa

Untuk souvernir, Desa Wisata Hanjeli mencoba memperkenalkan beberapa kegiatan ibu-ibu di sana mulai dari Rumah Aksesoris Hanjeli yang diketuai Hj. Dedeh, seorang mantan pekerja migran Indonesia yang membuat aksesoris kalung, gelang dan lainnya dari bahan buah hanjeli.

Gelang Hanjeli
Aksesoris gelang yang terbuat dari hanjeli I Istimewa

Nah, untuk para wisatawan yang ingin mengajak keluarga atau rekan kerja berwisata sekaligus belajar budidaya hanjeli bisa mendatangi Wisata Edukasi di Desa Waluran Mandiri.

Berita Terkait

Bukan sekadar lalap, ini 13 manfaat luar biasa jengkol untuk kesehatan
Natural pool Sukabumi tawarkan kejernihan air bak kristal viral di TikTok 2026
5+1 model rambut wanita panjang ber-layer 2026
Daftar lengkap makanan untuk tingkatkan kesuburan wanita
5+2 tren celana jeans wanita 2026, dari baggy hingga skinny
5+1 tren dunia Islam 2026, dari Kalender Hijriyah Global, mode, hingga Gen Z lebih religius
Daftar desa wisata di Sukabumi yang menarik dikunjungi
Tren 2026 di Indonesia, dari integrasi AI, konsep konten, ekonomi hingga sport tourism

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:42 WIB

Bukan sekadar lalap, ini 13 manfaat luar biasa jengkol untuk kesehatan

Kamis, 5 Februari 2026 - 15:17 WIB

Natural pool Sukabumi tawarkan kejernihan air bak kristal viral di TikTok 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:00 WIB

5+1 model rambut wanita panjang ber-layer 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 02:00 WIB

Daftar lengkap makanan untuk tingkatkan kesuburan wanita

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:00 WIB

5+2 tren celana jeans wanita 2026, dari baggy hingga skinny

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131