100 Warga Ciracap Sukabumi Diduga Keracunan Makanan Syukuran Ibadah Haji

- Redaksi

Jumat, 29 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINE.com l CIRACAP –  Diduga keracunan makanan, ratusan warga Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, harus mendapat perawatan medis. Jumat (29/7/2022).

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, ratusan warga tersebut diduga keracunan makanan nasi kotak yang didapat dari salah seorang warga yang melaksanakan syukuran setelah kepulangan melaksanakan ibadah haji.

Kapolsek Ciracap, Polres Sukabumi IPTU Tatang Mulyana mengatakan berdasarkan data sementara terdapat sekitar 100 warga diduga mengalami keracunan makanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya kurang lebih 100 orang,” ujarnya via aplikasi perpesanan.

Hingga saat ini, kata IPTU Tatang Mulyana, belum diketahui secara pasti penyebab awal kejadian keracunan masal tersebut.

Saat ini juga pihaknya bersama dengan instansi terkait lainnya masih fokus melakukan penanganan dan evakuasi warga yang diduga mengalami keracunan. “Masih fokus evakuasi,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Camat Ciracap, Gingin Ginanjar mengungkapkan peristiwa keracunan bermula salah satu warga Kampung Ciceuri, Desa Purwasedar, melakukan syukuran kepulangan melaksanakan ibadah haji pada Kamis (28/7/2022) sore sekira pukul 16.00 WIB kemarin.

Di mana, kata Gingin acara syukuran tersebut dihadiri sekira 150 orang warga setempat. Setelahnya warga yang hadir diberikan bingkisan berupa nasi kotak.

“Didalamnya berisikan nasi, ayam goreng serundeng dan mie goreng,” ucap Gingin

Namun, pada Jumat (29/07) sekita pukul 10.30 WIB, pihak Puskesmas Ciracap menerima pasien warga dari Kampung Tangkolo, Saleman dan Ciceuri, Desa Purwasedar yang mengalami gejala sakit perut, mual, diare disertai muntah-muntah.

“Diduga keracunan, Tim URC Puskesmas Ciracap kemudian mengunjungi lokasi dan mengevakuasi warga ke Puskesmas Ciracap untuk penanganan medis lebih lanjut,” terangnya.

Berita Terkait

Volume kendaraan di Exit Toll Bocimi Seksi 3 tertinggi, belasan travel gelap ditindak
Sepasang pemudik tujuan Kalapanunggal jadi korban begal di Bojonggenteng Sukabumi
Tol Bocimi Seksi 3 dibuka satu arah gratis, catat jam, jenis kendaraan yang boleh lewat
Pemudik Suzuki Karimun dari Depok ke Sukabumi terjungkal di Jalan Tol Bocimi
Dipicu gempa berulang di Sukabumi rumah warga Cianjur dan Bandung Barat rusak, 1 korban luka
Imbas dugaan kasus asusila dai kondang di Sukabumi, plang ponpes dibongkar warga
Wanita Sukabumi selundupkan narkoba ke lapas, dibungkus kondom disimpan di kemaluan
Nekad nyeberang jalan tol, mahasiswa asal Sukabumi ini langsung tewas

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 10:00 WIB

Volume kendaraan di Exit Toll Bocimi Seksi 3 tertinggi, belasan travel gelap ditindak

Kamis, 19 Maret 2026 - 03:40 WIB

Sepasang pemudik tujuan Kalapanunggal jadi korban begal di Bojonggenteng Sukabumi

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:02 WIB

Tol Bocimi Seksi 3 dibuka satu arah gratis, catat jam, jenis kendaraan yang boleh lewat

Senin, 16 Maret 2026 - 22:18 WIB

Pemudik Suzuki Karimun dari Depok ke Sukabumi terjungkal di Jalan Tol Bocimi

Senin, 16 Maret 2026 - 07:16 WIB

Dipicu gempa berulang di Sukabumi rumah warga Cianjur dan Bandung Barat rusak, 1 korban luka

Berita Terbaru

Honda Winner R - Honda

Otomotif

Sudah dipasarkan Honda Winner R, superbike versi murah

Jumat, 20 Mar 2026 - 07:00 WIB