14 Meninggal Dunia, Dahsyat Gempa Bumi Cianjur Terasa Hingga Sukabumi dan Jakarta

- Redaksi

Senin, 21 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah ambruk akibat gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. l Istimewa

Rumah ambruk akibat gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Gempa bumi magnitudo (M) 5,6 terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya, sejumlah bangunan mengalami kerusakan sedang hingga berat.

Bahkan, lima orang dikabarkan meninggal dunia akibat gempa bumi yang guncangannya terasa hingga Sukabumi dan Jakarta itu.

Sementara, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengkonfirmasi, pada Senin (21/11/2022), jumlah korban tewas dalam musibah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah ada 5 MD (meninggal dunia) di Kabupaten Cianjur,” kata Suharyanto.

Namun, ia belum menjelaskan lebih detail soal penyebab dan lokasi meninggalnya korban.

“Update terakhir 14.43 WIB itu 5 orang MD,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, saat dikonfirmasi terpisah.

Kekinian, jumlah korban kembali bertambah hingga mencapai 14 orang meninggal dunia.

Sebelumnya, BNPB melaporkan ada dua orang meninggal dunia akibat gempa M 5,6 di Kabupaten Cianjur. Selain itu, dilaporkan ada empat orang luka-luka.

“Dua warga meninggal dunia dan sejumlah rumah rusak pascakejadian tersebut,” demikian keterangan tertulis BNPB.

Diberitakan liputan6.com, Gempa bumi M 5,6 yang terjadi di Cianjur dirasakan di kawasan Jakarta. Gempa juga terasa di sejumlah wilayah, seperti Sukabumi, Bogor, Depok, dan Tangerang Selatan.

Gempa dilaporkan terjadi pada pukul 13.21 WIB, Senin (21/11). Titik koordinat gempa berada di 6,83 derajat LS dan 107,06 derajat BT dengan kedalaman 10 km. Gempa berpusat di Cianjur, Jawa Barat.

Warga di beberapa wilayah melaporkan merasakan gempa. Di Jakarta, warga di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, hingga Jakarta Pusat merasakan getaran yang kuat selama beberapa detik.

Berita Terkait

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN
Daftar 25 anggota Wantimpres dilantik Prabowo, ada Babah Alun hingga sosok kontroversial
Arrmanatha Nasir dilantik jadi Menlu gantikan Sugiono, ini profilnya
5 fakta soal BGN belanja sprei dan sarung bantal Rp9 miliar pakai APBN
Pangkas waktu tempuh Bogor-Palabuhanratu, kolaborasi bangun jalan sepanjang 20 km
“Content Governor”: Kinerja KDM diberitakan media Inggris
Prabowo sebut pengamat goblok, PVRI: Antisains
Benarkah Bayu ASN Pemkot Bogor ditemukan di rumah istri muda di Sukabumi?

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Arrmanatha Nasir dilantik jadi Menlu gantikan Sugiono, ini profilnya

Rabu, 30 September 2026 - 23:01 WIB

5 fakta soal BGN belanja sprei dan sarung bantal Rp9 miliar pakai APBN

Minggu, 27 September 2026 - 21:00 WIB

Pangkas waktu tempuh Bogor-Palabuhanratu, kolaborasi bangun jalan sepanjang 20 km

Kamis, 24 September 2026 - 12:00 WIB

“Content Governor”: Kinerja KDM diberitakan media Inggris

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau ekstrem - sukabumiheadline.com

Sains

Masa peralihan dan puncak musim hujan di Sukabumi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 17:52 WIB

Ilustrasi pelaku UMKM sedang menjahit pakaian - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Sukabumi masuk Top 10 IID versi BSKDN

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:00 WIB