4.000 ASN dipastikan akan direkrut jadi Komcad

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komponen Cadangan atau Komcad - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Komponen Cadangan atau Komcad - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com  – Sebanyak 4.000 Aparatur Sipil Negara atau ASN dipastikan akan direkrut menjadi Komponen Cadangan (Komcad).

Kepastian tersebut diungkap Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, saat memberikan materi kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang mengikuti retret di fasilitas Pusat Kompetensi Bela Negara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan di Cibodas, Rumpiang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/1/2026).

“Semester pertama 2026 ASN sudah mulai kita latih dan untuk semester pertama ini kita pusatkan di kementerian di Jakarta, kurang lebih 4.000 orang,” kata Sjafrie, dikutip dari Antara, Senin (2/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sjafrie menjelaskan, para ASN diikutsertakan menjadi komcad guna menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta tanah air dalam mengabdi kepada negara.

ASN 18 hingga 35 tahun ikut latihan dasar militer Para ASN yang berusia 18 sampai 35 tahun diikutsertakan dalam berbagai pelatihan dasar militer secara bertahap.

Setelah rangkaian pelatihan dasar selesai, para ASN tersebut akan dipulangkan ke instansi dan lembaga masing-masing untuk melanjutkan pengabdian.

“Kita bagi setiap triwulan sehingga nanti pada saat semester pertama kita sudah mempunyai komponen cadangan cukup besar. Itulah proyeksi bagaimana negara harus mempertahankan dirinya,” kata Sjafrie.

Walau demikian, dia memastikan para ASN yang sudah menjadi komcad ini tidak akan diproyeksikan untuk menggantikan tugas TNI dalam menjadi ujung tombak keamanan negara.

Dengan adanya upaya-upaya tersebut, dia berharap jiwa nasionalisme para ASN semakin meningkat sehingga semangat untuk melayani masyarakat serta negara semakin tinggi.

Berita Terkait

Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah
Sosiolog UI: Tak ada oligarki yang demokratis, pengusaha jadi penguasa tak akan bela rakyat
Jalanan Sukabumi bakal bebas kabel semrawut dan ODOL
Kemnaker siapkan SDM green jobs terampil
Kasus pencabulan pelajar SD, anggota TNI ditetapkan DPO, korban alami depresi
May Day 2026: Ini daftar janji Prabowo soal perlindungan pekerja
Kementerian Imipas: Online scam di Sukabumi diungkap tim intelijen, selective policy ditegakkan
Di Sukabumi Kakorlantas Polri pastikan kawal ribuan buruh peringati May Day ke Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:51 WIB

Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:07 WIB

Sosiolog UI: Tak ada oligarki yang demokratis, pengusaha jadi penguasa tak akan bela rakyat

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42 WIB

Jalanan Sukabumi bakal bebas kabel semrawut dan ODOL

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:00 WIB

Kemnaker siapkan SDM green jobs terampil

Senin, 4 Mei 2026 - 21:54 WIB

Kasus pencabulan pelajar SD, anggota TNI ditetapkan DPO, korban alami depresi

Berita Terbaru

Film animasi Masha and the Bear - Ist

Film

Film Masha and the Bear versi panjang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 22:31 WIB