4 persamaan Sunni dan Syiah versi Ayatollah Khamenei dan cara Barat pecah belah Muslim

- Redaksi

Rabu, 25 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ayatollah Ali Khamenei - Ist

Ayatollah Ali Khamenei - Ist

sukabumiheadline.com – Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin spiritual Republik Islam Iran, menyatakan salah satu tujuan utama negara-negara arogan dan AS adalah untuk memicu perselisihan.

Menurutnya, cara itu sudah dilakukan di sejumlah negaga-negara berpenduduk mayoritas Muslim. Salah satu cara terbaiknya, menurutnya, adalah dengan memicu perselisihan antara Muslim Syiah dan Sunni.

“Sudah bertahun-tahun negara-negara arogan dan negara-negara ekspansionis Barat mengikuti kebijakan seperti itu. Kita harus tetap waspada terhadap kebijakan ini,” ungkap Ayatollah Ali Khamenei, dilansir khamenei.ir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita harus waspada setiap saat dan di semua lini. Konflik antara Syiah dan Sunni adalah apa yang benar-benar diinginkan AS,” imbuhnya.

Khamenei mengungkapkan, negara-negara Muslim harus tetap waspada dan tidak boleh meremehkan musuh, rencananya, atau bahkan gerakan kecilnya.

Mereka harus tetap waspada dan terjaga. Saat ini, negara-negara dan pemerintah Islam harus bersatu dan mengembangkan kebulatan suara di antara mereka sendiri.

“Saya menganggap perlu untuk memperingatkan bangsa kita sendiri, bangsa Irak dan Pakistan, dan bangsa Muslim lainnya bahwa mereka perlu bertindak melawan konflik agama dan konflik antara Syiah dan Sunni,” paparnya.

Adapun 4 persamaan Sunni dan Syiah versi Ayatollah Khamenei, adalah:

1. AlQuran

Khamenei mengungkapkan, rencana musuh ditujukan untuk memicu perpecahan di antara Muslim Sunni dan Syiah. Musuh mungkin mengikuti rencana yang tidak Anda ketahui. Oleh karena itu, Anda harus menyadari rencana musuh dan mengenali musuh Anda setiap saat.

Dan sesungguhnya kamu dapat mengenali mereka dari nada bicara (mereka).” (Al-Qur’an 47: 30). Anda bahkan dapat mengenali musuh Anda melalui kata-kata mereka. Konflik antara Muslim Sunni dan Syiah sangat penting bagi musuh Islam. Perbedaan dan konflik di antara Umat Islam akan merusak spiritualitas, kemurnian, kekuasaan, keagungan, dan persatuan nasional umat Islam, sebagaimana dikutip dalam Al-Qur’an:

Dan [jangan] kekuatanmu lenyap.” [Al-Qur’an 8: 46].

2. Nabi Muhammad SAW

Salah satu faktor yang dapat memainkan peran utama dalam hal ini adalah keberadaan suci Nabi (saw).

“Umat Islam dan cendekiawan Islam harus memperhatikan dan mengandalkan karakter dan ajaran Nabi Suci (SAW) sebagai titik fokus,” papar Ayatollah Ali Khamenei.

2. Syariat Islam

Ayatollah Ali Khamenei mengungkapkan, setiap orang mengikuti alirannya sendiri dan menunjukkan rasa hormat terhadap keyakinan dan nilai-nilai moralnya. Ini adalah hak yang layak dimiliki setiap orang.

Rasa hormat terhadap keyakinan seseorang tidak berarti bahwa seseorang dapat menyinggung nilai-nilai moral pemeluk lainnya.

“Kita semua percaya pada Islam, Nabi Suci (swa), dan Kakbah. Kita semua shalat, pergi haji, dan percaya pada jihad dan Syariah,” tegas Ayatollah Ali Khamenei.

“Hal-hal yang kita tidak setujui jauh lebih sedikit daripada yang kita setujui. Musuh-musuh Islam berusaha memicu perpecahan di antara Muslim Syiah dan Sunni, tidak hanya di Iran, tetapi juga di seluruh dunia Islam,” tegas dia.

4. Amirul Mukminin

Khamenei mengungkapkan, Anda tidak boleh menganggap Amirul Mukminin (as.) sebagai penyebab perselisihan di antara Muslim Sunni dan Syiah – atau di antara berbagai sekte Islam.

“Saudara-saudari kita dari seluruh negeri harus percaya pada kenyataan bahwa Amirul Mukminin (a.s.) adalah poros persatuan di antara semua Muslim. Semua Muslim menghormatinya – baik mereka Sunni maupun Syiah,” ungkapnya.

Beberapa syair terkenal tentang Amirul Mukminin (as.) dikarang oleh Al-Syafi’i. Al-Syafi’i memuji Imam Ali (as.) dalam syair-syairnya.

Hal ini tidak terbatas pada Imam Ali (as.) saja. Para Imam Sunni menghormati semua Imam. Kedudukan tinggi para tokoh terkemuka ini sudah kita ketahui, yaitu Muslim Syiah.

Berita Terkait

Surah Yasin Arab & Latin: Lengkap arti dan fadilahnya, bisa download di HP
102 tahun Sarkem Cicurug Sukabumi dan kisah hidup ulama berdarah menak Sunda
Profil Kumaila Hakimah, alumni ponpes di Sukabumi yang sebut AlQuran sudah kadaluwarsa
Mengenal pondok pesantren yang didirikan Wali Songo, nomor 5 di Jawa Barat
4 foto masa muda kedekatan tokoh asal Sukabumi dengan Prabowo dan Menhan
Profil Mr R Syamsudin: 5 fakta tokoh asal Sukabumi, didukung Kapolri jadi Pahlawan Nasional
Memahami konsep hujan dalam Islam dan ayat-ayat rahasia di baliknya
Daftar tokoh bergelar SH diabadikan jadi nama jalan, nomor 17 asal Sukabumi
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 18:24 WIB

Surah Yasin Arab & Latin: Lengkap arti dan fadilahnya, bisa download di HP

Jumat, 11 September 2026 - 20:33 WIB

102 tahun Sarkem Cicurug Sukabumi dan kisah hidup ulama berdarah menak Sunda

Jumat, 11 September 2026 - 06:49 WIB

Profil Kumaila Hakimah, alumni ponpes di Sukabumi yang sebut AlQuran sudah kadaluwarsa

Jumat, 11 September 2026 - 02:28 WIB

Mengenal pondok pesantren yang didirikan Wali Songo, nomor 5 di Jawa Barat

Kamis, 10 September 2026 - 01:50 WIB

4 foto masa muda kedekatan tokoh asal Sukabumi dengan Prabowo dan Menhan

Berita Terbaru