5 Fakta Wonder Kid Sukabumi Dipanggil Shin Tae-yong, Lulusan Terbaik Polri

- Redaksi

Kamis, 20 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wonder kid Sukabumi Sani Rizki Fauzi. l Istimewa

Wonder kid Sukabumi Sani Rizki Fauzi. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CICURUG – Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong telah memanggil 27 pemain untuk memperkuat Merah Putih yang akan menjalani pemusatan latihan di Bali dan dua laga uji coba internasional pada akhir Januari 2022, menghadapi Timor Leste.

Kedua pertandingan itu rencananya digelar di Gianyar, 24 dan 27 Januari 2022.

Sani sendiri adalah gelandang Timnas U22 yang sukses membawa Indonesia meraih gelar juara Piala AFF U22 2019, Selasa (26/2/2019) di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja. Pada partai final, Indonesia mengalahkan Thailand dengan skor 1-0.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, Sani memberi kontribusi untuk kemenangan tim Garuda Muda dengan mencetak gol pertama Indonesia, sekaligus penyama kedudukan 1-1. Indonesia memastikan gelar setelah Osvaldo Haay mencetak gol pada menit ke-64.

Salah satu yang dipanggil adalah wonder kid asal Kabupaten Sukabumi, Sani Rizki Fauzi. Berikut adalah lima fakta tentang Sani diberitakan sukabumixyz.com.

1. Lulusan Terbaik Polri

Sani adalah anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan bertugas di satuan Brimob dengan pangkat Briptu. Kerennya lagi, ia tidak hanya berprestasi di lapangan hijau, tapi juga akademis.

Hal tersebut disampaikan oleh Raden Prabowo Argo Yuwono yang saat itu masih menjabat Kabid Humas Polda Metro Jaya berpangkat Kombes. Argo kini menjabat Asisten Logistik Kapolri berpangkat Irjen. Pol..

Argo mengatakan, “Prestasinya (Sani Rizki) hari ini adalah hasil kerja keras, kedisiplinan, dan dedikasi. Kepolisian mengacungkan jempol karena yang bersangkutan juga merupakan salah satu lulusan terbaik saat jalani pendidikan Sekolah Polisi Negara (SPN) di Polda Metro Jaya.”

Baca Juga :  Patrick Kluivert resmi dipecat dari pelatih Timnas

Argo menambahkan, Sani merupakan lulusan Sekolah Bintara (Seba) Polri tahun 2017. Ia masuk jajaran 10 lulusan terbaik. “Sani merupakan lulusan Seba Polri 2017 dan masuk ke peringkat 10 terbaik. Ia berada di ranking 5,” cerita Argo.

Sani sendiri merupakan salah seorang anggota polisi yang diterima di Korps Bhayangkara melalui jalur talent scouting. Pemain Bhayangkara FC itu mengikuti seleksi kepolisian pada 2016 saat Polri dan TNI memberikan kesempatan kepada pemuda berprestasi yang memiliki talenta di berbagai bidang, satu di antaranya olahraga, untuk bergabung di institusinya.

2. Sosok Pendiam

Diungkapkan mantan komandannya di Satuan Brimob, Ramdani Hidayat, saat itu berpangkat Kombes Pol., Sani adalah sosok pendiam. “Dia itu pendiam kalau diajak ngobrol. Tapi namanya atlet, akan berbeda jika di dalam lapangan,” ujarnya

“Kami beri peluang kepada anggota lain yang akan berkarier seperti Sani. Semoga menginspirasi anggota polisi lain, khususnya Brimob Polda Metro Jaya, agar nantinya ada Sani Sani lain yang bermunculan,” kata dia.

3. Bonus dan Penghargaan Luar Biasa dari Satuan Brimob

Keberhasilan Sani membobol gawang Thailand membuatnya diganjar piagam apresiasi dari kepolisian, yang diterimanya di Makosat Brimob Polda Metro Jaya, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019) lalu. Sani juga mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa dari Polri dari sebelumnya Bripda menjadi Briptu.

Selain itu, Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) juga mengucurkan bonus hingga Rp2,1 miliar yang akan dibagi ke seluruh skuad Timnas U22, atau masing-masing akan mendapatkan Rp200 juta. Bonus uang juga diterima Sani dari Kapolres Sukabumi AKBP. Nasriadi sebesar Rp5 juta. Hal itu diaungkap Nasriadi saat penyambutan kepulangan Sani ke Cicurug.

Baca Juga :  Rumor Irfan Jaya Gabung Persib, Banyak Klub Liga 1 Gigit Jari

4. Pernah Tinggal di Rumah Kontrakan dan Punya Utang ke Pegadaian

Keluarga Sani, ketika itu, tinggal di rumah kontrakan di Kampung Kongsi, Kelurahan/Kecamatan Cicurug, dan masih memiliki utang ke Pegadaian.

Sani Rizki Fauzi merupakan anak kedua dari pasangan Edy Riyadi (47) dan Ida Kusumawati (49). Edy bekerja serabutan untuk menghidupi keluarga dengan menjadi tukang bangunan, cat, ojek, dan mengurus kebun.

“Saya kerjanya serabutan. Kadang di bangunan, ngecat, kadang jadi tukang ojek, dan urus kebun,” tutur Edy pada 2019 lalu.

Kesuksesan Sani, tambah Edy, merupakan hasil dari sebuah perjalanan panjang. “Tidak banyak yang tahu bagaimana perjuangan anak saya. Tapi ini berkat keuletan dia. Saya sering bilang, orang lain bisa masa kamu enggak bisa, kamu harus bisa.”

5. Uang Bonus untuk Membeli Rumah dan Sedekah

Sani Rizki Fauzi berencana menggunakan uang bonus yang diterimanya untuk zakat, sedekah, dan membeli rumah untuk kedua orangtuanya. Tak heran, saat menerima hadiah itu, Sani sampai meneteskan air matanya.

“Yang pertama untuk sedekah, zakat, dan selebihnya untuk orangtua. Rencana mau beli rumah untuk orangtua tapi di kampung saja, di Sukabumi,” katanya.

Doa terbaik dari warga Sukabumi untuk Sani Rizki Fauzi.

Berita Terkait

Penduduk Sukabumi bertambah 23,3 ribu jiwa pada 2026, kota naik 4,9 ribu
Update jumlah penduduk miskin menurut kabupaten/kota di Jawa Barat, Bogor terbanyak
Menghitung belanja hibah Pemkab Sukabumi, naik jelang Pilkada 2024 lalu turun lagi
5 target ambisius Rp815 M Pemkab Sukabumi di tengah defisit APBD, apa kata BPKP?
Fungsi, manfaat dan tips berkendara aman di Jalan Lingkar Selatan Sukabumi
Indeks Daya Saing Daerah Sukabumi jeblok meski punya jalan tol
1 Tahun Asep Japar – Andreas: Rata-rata Lama Sekolah penduduk Sukabumi DO kelas 3 SMP
Mimpi buruk ibu tiri: Dari tragedi Arie Hanggara 1984 hingga Nizam asal Sukabumi 2026

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 23:43 WIB

Penduduk Sukabumi bertambah 23,3 ribu jiwa pada 2026, kota naik 4,9 ribu

Sabtu, 14 Maret 2026 - 04:21 WIB

Menghitung belanja hibah Pemkab Sukabumi, naik jelang Pilkada 2024 lalu turun lagi

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:00 WIB

5 target ambisius Rp815 M Pemkab Sukabumi di tengah defisit APBD, apa kata BPKP?

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:14 WIB

Fungsi, manfaat dan tips berkendara aman di Jalan Lingkar Selatan Sukabumi

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:36 WIB

Indeks Daya Saing Daerah Sukabumi jeblok meski punya jalan tol

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131