59% remaja perempuan usia 15-19 tahun pernah lakukan hubungan seksual

- Redaksi

Selasa, 5 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

59% remaja perempuan usia 15-19 tahun pernah lakukan hubungan seksual, wanita jadi lambat nikah - Istimewa

59% remaja perempuan usia 15-19 tahun pernah lakukan hubungan seksual, wanita jadi lambat nikah - Istimewa

sukabumiheadline.com – Sebanyak 59 persen remaja perempuan pernah melakukan hubungan seksual di luar nikah. Fakta tersebut diungkapkan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr Hasto Wardoyo.

Hasto menyoroti rata-rata umur melakukan hubungan seks pada remaja. Ia mengungkapkan bahwa hubungan seks remaja di usia 15-19 tahun mengalami peningkatan.

Temuan pihaknya, persentase perempuan usia 15-19 tahun yang melakukan hubungan seksual ada di 59 persen, sedangkan pada laki-laki berada di angka 74 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menikahnya rata-rata 22 tahun, tetapi hubungan seksnya 15-19 tahun, jadi perzinahan kita meningkat. Ini pekerjaan rumah untuk kita semua,” ucap Hasto dikutip dari Antaranews, Selasa (5/11/2024).

Baca Juga :  Remaja Begal Payudara asal Parungkuda Diamankan Polsek Cicurug

“Kalau pengetahuannya belum banyak bisa bahaya, kalau kawin terlalu muda, kanker mulut rahimnya berisiko tinggi,” sambungnya lagi.

Hasto juga menyoroti penurunan angka pernikahan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa perbedaan tujuan menikah antara laki-laki dan perempuan menjadi salah satu penyebabnya.

Tujuan menikah menurutnya dibagi menjadi tiga hal, yaitu keamanan, prokreasi atau menghasilkan keturunan dan rekreasi. Secara umum, Hasto menyebut bahwa kecenderungan wanita menikah karena tujuan keamanan.

“Kalau naluri perempuan itu lebih ke security, perempuan kalau dicintai sepenuhnya, meskipun tidak punya anak akan tenang, tetapi laki-laki kalau belum punya anak bisa gelisah terus,” katanya.

Baca Juga :  Sosok Remaja Sukabumi di Balik Buku Jemari Hati yang Tidak Terucap

Baca Juga:

Ia menambahkan usia masyarakat Indonesia untuk menikah juga semakin mundur. Hasto menyebut rata-rata usia wanita menikah dari yang sebelumnya 20 tahun menjadi 22,3 tahun.

“Semakin tua orang menikah, padahal dulu-dulu menikah 20 tahun, tetapi sekarang perempuan menikahnya cenderung mundur, padahal semakin tua semakin menyebabkan stunting, kalau 35 tahun sudah tua sehingga anaknya berisiko stunting,” pungkasnya.

Berita Terkait

Khasiat dan kandungan gizi ikan sapu sapu, sering dianggap hama
Baklava, takjil favorit WNI asal Sukabumi di Arab Saudi dan populer di Indonesia
Daftar brand kosmetik halal dan pro Palestina, Muslimah wajib tahu
Foto-foto penampakan kebun kurma Sukabumi berbuah lebat
Hindari konsumsi jenis makanan ini untuk puasa terbaik bagi kesehatan tubuh
Lirik lagu Karmila karya musisi asal Sukabumi dituduh sponsori pedofilia
Hybrid parenting: Ortu Gen Z tinggalkan pola asuh lama, lebih fleksibel dan realistis
Jurusan di SMK sumbang pengangguran terbesar padahal paling digemari
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:15 WIB

Khasiat dan kandungan gizi ikan sapu sapu, sering dianggap hama

Sabtu, 28 Februari 2026 - 04:03 WIB

Baklava, takjil favorit WNI asal Sukabumi di Arab Saudi dan populer di Indonesia

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:53 WIB

Daftar brand kosmetik halal dan pro Palestina, Muslimah wajib tahu

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:00 WIB

Foto-foto penampakan kebun kurma Sukabumi berbuah lebat

Selasa, 24 Februari 2026 - 22:35 WIB

Hindari konsumsi jenis makanan ini untuk puasa terbaik bagi kesehatan tubuh

Berita Terbaru

Ilustrasi khasiat mengonsumsi dan kandungan gizi ikan sapu sapu - sukabumiheadline..com

Kesehatan

Khasiat dan kandungan gizi ikan sapu sapu, sering dianggap hama

Minggu, 1 Mar 2026 - 01:15 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131