Mengunjungi Curug Sentral 3 Kabandungan Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 5 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Curug Sentral 3. l Istimewa

Curug Sentral 3. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l KABANDUNGAN – Dalam Bahasa Sunda, curug berarti air terjun. Nah, di Kabupaten Sukabumi ada curug yang bisa bikin akhir pekan Anda semakin menyenangkan dan tentunya dapat menghilangkan penat setelah sepekan lamanya berjibaku dengan pekerjaan.

Curug ini terletak di Perkebunan Teh Jayanegara, Desa/Kecamatan Kabandungan. Tempat wisata yang baru ditata agar lebih menarik untuk dikunjungi wisatawan ini, masih berbenah membangun beberapa fasilitas umum.

Untuk menikmati keindahan curug ini Anda tak perlu merogoh kocek terlalu dalam, cukup membayar Rp5 ribu, sudah termasuk biaya parkir yang dijaga dan juga tiket masuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Screenshot 2022 06 24 20 09 20 07 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Curug Sentral 3. l Istimewa

Di sini terdapat tempat istirahat berupa saung, ada toilet umum, dan mushala yang masih dalam tahap pembangunan. Tapi tenang saja, meskipun masih dibenahi, namun akses jalan ke curug ini sudah cukup nyaman untuk dilalui.

Selain menawarkan pemandangan curug dari ketinggian, selama perjalanan, pengunjung juga disuguhi view perkebunan teh hingga sejauh mata memandang.

Setibanya di lokasi, selain saung-saung untuk beristirahat, rindang pepohonan juga bisa digunakan sebagai tempat berteduh.

Hal itu diakui Dede Arman, salah seorang pengunjung Curug Sentral 3 kepada sukabumiheadline.com. Remaja berusia 19 tahun itu mengaku terkesan mengunjungi curug tersebut. Namun, menurutnya, jika pengunjung terlalu ramai membuatnya sulit untuk berenang mengingat kolam pada bagian bawah curug yang tidak terlalu besar.

“Tempatnya enak, banyak tempat buat neduh, banyak yang dagang juga. Cuma sayangnya kalau ramai kita sulit untuk berenang,” kata Dede, Sabtu (5/2/2022) dinihari.

Berita Terkait

Kentring Manik Mayang Sunda: Mengenal ibu dari Raja-raja Pajajaran
Seren Taun: Merawat tradisi 447 tahun ala Kasepuhan Ciptamulya
Tiga tren dan 10 model rambut pria Agustus: Klasik modern hingga pendek low maintenance
Benarkah keberadaan Nyi Roro Kidul diulas dalam AlQuran?
5 tren wisata Gen Z di Sukabumi, dari eksplorasi niche hingga eco tourism
20 universitas swasta terbaik di RI versi Uniranks 2026, almamater tokoh asal Sukabumi
Urus sampah dan kemiskinan, 1.555 mahasiswa Unpad ke Sukabumi, Cianjur, Garut dan Tasikmalaya
10 kampus negeri/swasta terbaik di Jabar 2026: Visibilitas global, riset, kinerja akademik dan keterbukaan

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:03 WIB

Kentring Manik Mayang Sunda: Mengenal ibu dari Raja-raja Pajajaran

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:19 WIB

Seren Taun: Merawat tradisi 447 tahun ala Kasepuhan Ciptamulya

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:20 WIB

Tiga tren dan 10 model rambut pria Agustus: Klasik modern hingga pendek low maintenance

Minggu, 12 Juli 2026 - 00:01 WIB

Benarkah keberadaan Nyi Roro Kidul diulas dalam AlQuran?

Sabtu, 11 Juli 2026 - 02:30 WIB

5 tren wisata Gen Z di Sukabumi, dari eksplorasi niche hingga eco tourism

Berita Terbaru

Ilustrasi kemacetan lalu lintas menuju ke pantai - sukabumiheadline.com

Ekonomi

Warga Sukabumi masuk Top 10 pemilik mobil terbanyak

Senin, 13 Jul 2026 - 23:38 WIB