Frustasi Jalan di Sukalarang Sukabumi Rusak Parah, Warga Memelas kepada Allah SWT

- Redaksi

Senin, 21 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan rusak di Kecamatan Sukalarang. l Istimewa

Jalan rusak di Kecamatan Sukalarang. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l SUKALARANG – Kembali keluhan jalan rusak di Kabupaten Sukabumi dikeluhkan warganya. Kali ini keluhan dari wilayah Timur kabupaten terluas se-Jawa dan Bali ini.

“Jln sukalarang – lembur.
Berilah hambaMu ini jln terbaik Yaa Alloh, nges teu kuat ripuhhhhhh…!!!” Keluh akun Facebook Arda Natadimanggala, dikutip sukabumiheadlines.com, pada Senin (21/2/2022).

Unggahan oleh akun Arda tersebut dalam bentuk video pada Ahad, 6 Februari 2022, itu berdurasi 14 detik disertai keluhan setengah berteriak dalam bahasa Sunda, memelas kepada Allah SWT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ya Allah, berilah hambaMu ini jalan aspal atau coran. Geus teu kuat, ripuuuuhh (Ya Allah, berilah hambaMu ini jalan aspal atau coran. Sudah tidak kuat, berat rasanya-red),” teriak pemilik akun.

ungh jlan
Unggahan video akun Arda Natadimanggala. l Istimewa

Tampak dalam video, pengendara sepeda motor melintasi jalan rusak dengan aspal yang sudah terkelupas aliran air yang mengalir deras di jalan tersebut.

Banyak akun Facebook warganet Sukabumi nimbrung di unggahan bernada sindiran tersebut. “Jalan setan etamah kang kapok jalan dinya mah duh komo mun hujan,” komentar akun Sultan Ali.

Kemudian, netizen lain menimpali. “Velk urang spelenk ya allah, gara2 jalan eta… Asa mawa motor di wahangan….,” tulis Ferry L Febriansyah.

Sementara, netizen lainnya menimpali dengan mention akun Facebook Bupati Sukabumi dan Gubernur Jawa Barat. “Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi Marwan Hamami Gubernur Jabar Ridwan Kamil,” tulis akun Adi Triadi.

Hingga berita ini ditulis, video sudah dibagikan sebanyak 185 kali dan dikomentari netizen sebanyak 60 kali.

Berita Terkait

12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma
DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya
Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok
Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi
Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:24 WIB

Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:37 WIB

Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:57 WIB

Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:35 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Berita Terbaru