Inggris Menangis Italia Juara, 5 Drama Final Euro 2020

- Redaksi

Senin, 12 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Italia Juara Euro 2020. l Istimewa

Timnas Italia Juara Euro 2020. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Inggris akhirnya kembali harus menelan ludah dalam perebutan gelar juara Piala Eropa 2020, usai dikalahkan Italia melalui drama adu penalti di Stadion Wembley, London, Senin (12/7) dini hari WIB.

Keduatim menurunkan komposisi terbaiknya. Timnas Italia menampilkan Gianluigi Donnarumma; Giovanni Di Lorenzo, Leonardo Bonucci, Giogio Chiellini, Emerson; Nicolo Barella, Jorginho, Marco Verratti; Federico Chiesa, Ciro Immobile, Lorenzo Insigne.

Sementara di tim Inggris, Jordan Pickford; Kyle Walker, John Stones, Harry Maguire; Kieran Trippier, Kalvin Phillips, Declan Rice, Luke Shaw; Mason Mount, Harry Kane, Raheem Sterling

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesuai prediksi sukabumigeadlines.com, pertandingan berakhir dengan skor 1-1. Italia berhasil jadi juara Euro 2020 (Euro 2021) menang atas Inggris lewat adu penalti 3-2 (1-1). Baca Prediksi Skor Laga Final Piala Eropa 2020 Italia vs Inggris

Berikut lima drama final Euro 2020 versi redaksi sukabumiheadlines.com:

1. Inggris Unggul Lebih Dulu

Inggris sebenarnya mampu unggul lebih dulu 1-0 saat pertandingan baru berjalan dua menit. Umpan silang Kieran Trippier dari sisi kanan penyerangan disambut tendangan first time Luke Shaw yang sukses membobol gawang Gianluigi Donnarumma.

Setelah gol itu, Inggris tampil nyaman menguasai permainan sehingga membuat Italia kesulitan. Italia baru mendapatkan peluang di pertengahan babak pertama tetapi upaya Federico Chiesa belum berbuah gol.

2. Italia Merubah Strategi

Saat memasuki babak kedua, Italia bermain jauh lebih baik dibandingkan babak pertama. Di sisi lain, Inggris yang fokus menjaga keunggulan justru mulai goyah karena terus ditekan.

Italia mendapatkan peluang pada menit ke-49, saat babak kedua baru berlangsung empat menit setelah Insigne dilanggar Raheem Sterling sedikit di luar kotak penalti. Insigne yang maju sebagai eksekutor coba melepaskan tembakan ke pojok kanan gawang yang masih melebar.

Peluang lain kembali didapat Italia setelah upaya Inggris untuk memperbesar skor lewat sundulan John Stones memanfaatkan umpan Luke Shaw masih bisa digagalkan Donnarumma.

Chiesa yang tampil enerjik nyaris membobol gawang Jordan Pickford. Chiesa melepaskan tembakan ke tiang jauh tetapi bisa digagalkan oleh Pickford.

3. Skor Berubah

Tekanan yang terus dilancarkan Italia akhirnya berbuah manis pada menit ke-67. Berawal dari sepak pojok, Marco Verratti bisa melakukan sundulan yang masih bisa diblok Pickford.

Namun, bola liar mengenai tiang gawang dan Leonardo Bonucci yang berada di posisi terdekat bisa menyontek bola ke gawang kosong untuk mengubah skor jadi 1-1.

Kedua tim berupaya untuk mencetak gol kemenangan di sisa babak kedua tetapi tidak ada gol yang tercipta. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir.

4. Babak Perpanjangan Waktu

Pertandingan Italia vs Inggris harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Satu peluang terbaik didapat oleh Italia pada menit ke-103. Emerson bisa mengirimkan umpan terukur ke kotak penalti tetapi bola terlalu deras dan mengarah ke Pickford yang dengan cekatan langsung membuang bola.

Menit ke-113, Italia nyaris harus bermain dengan 10 orang setelah Jorginho melakukan pelanggaran keras kepada pemain pengganti Inggris, Jack Grealish. Jorginho terlihat menginjak bagian kaki Grealish tetapi wasit Bjorn Kuipers hanya menghadiahi Jorginho kartu kuning.

5. Drama Adu Penalti

Setelah itu, Italia dan Inggris tidak bisa mencetak gol yang jadi pembeda di laga ini. Penentuan juara Euro 2020 harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam drama adu penalti, Italia keluar sebagai kampiun setelah menang dengan skor 3-2 atas Inggris. Tiga penendang penalti Italia, Domenico Berardi, Leonardo Bonucci, dan Federico Bernardeschi bisa menjalankan tugas dengan baik dan hanya Andrea Belotti dan Jorginho yang gagal karena tendangannya bisa dibaca Pickford.

Di kubu Inggris, Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka gagal menjalankan tugas. Hanya Harry Kane dan Harry Maguire yang bisa menjalankan tugasnya dengan sempurna.

 

Berita Terkait

Persib alihkan bidikan ke Chrigor Moraes, striker 42 gol asal Brasil
Mananti sinar pesepakbola muda asal Sukabumi di Liga 2 bersama RANS Nusantara FC
Jelang laga terakhir vs Persijap, Igor Tolic mengaku tertekan oleh Bobotoh
Menang! Persib kokoh di puncak klasemen tinggalkan Borneo FC
Vs PSM tanpa Hodak dan 4 pemain kunci, Tolic: Pemain Persib tahu yang harus dilakukan
Respons manajemen soal AFC denda Persib Rp3,5 miliar plus dua laga tanpa penonton
10 calon rekrutan Persib musim depan, dari Australia, Brasil hingga Irak
Rizky Ridho minta maaf, kapten Persija ngaku menyesal

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00 WIB

Persib alihkan bidikan ke Chrigor Moraes, striker 42 gol asal Brasil

Jumat, 22 Mei 2026 - 03:48 WIB

Mananti sinar pesepakbola muda asal Sukabumi di Liga 2 bersama RANS Nusantara FC

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:32 WIB

Jelang laga terakhir vs Persijap, Igor Tolic mengaku tertekan oleh Bobotoh

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:09 WIB

Menang! Persib kokoh di puncak klasemen tinggalkan Borneo FC

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:00 WIB

Vs PSM tanpa Hodak dan 4 pemain kunci, Tolic: Pemain Persib tahu yang harus dilakukan

Berita Terbaru