SUKABUMIHEADLINES.com l BOJONGGENTENG – Pasangan suami istri (pasutri) Hudaevi alias Depi (50) dan Iis Komariah (48) harus menjalani operasi akibat luka bakar yang dialaminya.
Depi dan Iis serta seorang anaknya mengalami luka serius dalam musibah kebakaran.
Sementara, empat korban lainnya mengalami luka ringan dalam musibah yang menghanguskan rumah dan warung bensinnya di Kampung Pamatutan RT 20/08, Desa/Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Selasa (26/4/2022) malam sekira pukul 19.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kabar soal operasi pasutri tersebut dibenarkan Kepala Desa Bojonggenteng Yudi Wahyudi. “Iya, informasi dari pihak rumah sakit begitu, harus dioperasi,” kata Yudi kepada sukabumiheadlines.com, Kamis (28/4/2022).
Lebih jauh, Yudi menyebut jika sedang diupayakan agar korban masuk kategori bencana. “Agar Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinkes dan Dinsos bisa membantu biaya operasi,” kata Yudi.
Diberitakan sebelumnya, Depi mengalami luka bakar di bagian wajah, dada, hingga punggung. Sementara Iis luka bakar pada wajah dan kedua lengannya.
Peristiwa kebakaran dipicu bensin yang menyambar api lilin karena saat peristiwa terjadi, aliran listrik sedang mati. Sementara, sebagian warga sedang melaksanakan Shalat Tarawih.
Api dengan cepat menyambar seluruh bagian rumah, mengingat kios bensin menyatu dengan rumah pasutri tersebut. Dua unit kendaraan pemadam kebakaran diturunkan dibantu warga memadamkan api yang berkobar.