Untuk diketahui, Edi membuka usaha bunga rias di Pasar Bunga Rawa Belong di Jalan Sulaiman, Blok C 50 No.14-15, Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebun Jeruk, Jakarta Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebakaran di Sukabumi, Damkar datang saat api sudah hanguskan rumah Daftar 9 film horor Indonesia tayang Februari 2025, film mania Sukabumi mau nonton? Investasi ratusan triliun Rupiah melayang, Wamenaker akan laporkan ormas ganggu pabrik ke Kapolri Cabup dan Cawali Sukabumi terpilih Asep Japar dan Ayep Zaki akan diperiksa
Bagea Awi Dan Heni - Redaksi
Rabu, 18 Mei 2022
Edi Junaedi, pengusaha bunga asal Sukabumi. l Istimewa
SUKABUMIHEADLINES.com l Bunga identik dengan gaya hidup. Tak heran jika hubungan manusia dengan bunga seakan tak lekang oleh waktu.
Bak pepatah, “katakan dengan bunga”, maka tak heran jika saat ini siapapun bisa mengungkapkan apapun dengan bunga. Dari mulai mengatakan cinta, ucapan selamat berbahagia, hingga belasungkawa dengan bunga.
Relasi manusia dan bunga ini dimanfaatkan seorang pedagang bunga asal Sukabumi, Edi Junaedi, sebagai peluang bisnis dengan membuka usaha jual beli bunga atau florist di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai pengusaha bunga rias, Edi Junaedi sadar betul pentingnya menjaga kualitas bunga yang dijualnya. Sehingga, usahanya menjadi salah satu florist yang digemari pelanggan di Jakarta dan sekitarnya.

“Bagi saya kepuasan pelanggan dan harga yang kompetitif adalah yang utama,” kata Edi dikutip sukabumiheadlines.com, Rabu (18/5/2022).
Di kalangan florist, Edi dikenal sebagai pengusaha yang kreatif, sehingga disukai para pengusaha dekorasi dan toko florist yang jadi pelanggan bunga dan daun potong darinya.
“Saya juga menerima pesanan dan memasang sendiri bunga, daun potong, rangkaian dan dekorasi dari pelanggan yang menggelar hajatan, pesta dan meeting di rumah, gedung dan kantor,” jelas dia.
Untuk diketahui, Edi membuka usaha bunga rias di Pasar Bunga Rawa Belong di Jalan Sulaiman, Blok C 50 No.14-15, Kelurahan Sukabumi Utara, Kecamatan Kebun Jeruk, Jakarta Barat.
Berita Terkait
Berita Terbaru
Berita Terkait
Senin, 6 April 2026 - 22:11 WIB
Bunyi aturan baru, DAU dan Dana Desa bisa digunakan untuk Kopdes Merah PutihKamis, 2 April 2026 - 16:50 WIB
Daftar kecamatan penghasil jagung di Sukabumi, ratusan ribu ton!Rabu, 1 April 2026 - 22:09 WIB
Meski berlaku WFH di perusahaan, hak upah dan cuti pegawai tak boleh hilangSelasa, 31 Maret 2026 - 22:26 WIB
KDM rekrut besar-besaran lulusan SD jadi tenaga teknis lapangan, gaji Rp4,2 jutaSenin, 30 Maret 2026 - 16:10 WIB
Lawan rentenir, warga bisa pinjam uang ke Kopdes Merah Putih, bunga 6% per tahunBerita Terbaru
Vonis
Kasasi ditolak, wanita Sukabumi ini harus mendekam di penjara dan denda Rp100 juta
Rabu, 8 Apr 2026 - 03:40 WIB
Otomotif
Spesifikasi dan harga trail Emmo JVX GT, dibeli dibeli BGN 25 ribu unit untuk dapur MBG
Rabu, 8 Apr 2026 - 03:11 WIB
Regulasi
Bunyi aturan baru, DAU dan Dana Desa bisa digunakan untuk Kopdes Merah Putih
Senin, 6 Apr 2026 - 22:11 WIB
