Demo Buruh PT AGS Cicurug Sukabumi, Tuntut Upah Tiga Bulan Dibayar

- Redaksi

Kamis, 19 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demo buruh PT AGS Cicurug. l Istimewa

Demo buruh PT AGS Cicurug. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CICURUG – Buruh PT Air Gunung Salak (AGS) di Kampung Bebera RT 001/004, Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Kamis (19/5/2022).

Buruh melakukan aksi unjuk rasa dengan salah satu tuntutannya adalah pembayaran sisa upah bulan Februari 2022 yang belum dibayarkan pihak perusahaan.

Aksi sejumlah buruh berlangsung tertib. Dalam keterangan diterima sukabumiheadline.com, Kapolsek Cicurug Kompol Parlan mengatakan, aksi berakhir setelah dicapai kesepakatan dalam mediasi bersama buruh dan pihak manajemen PT AGS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aksi berlangsung kondusif. Buruh dan manajemen perusahaan mencapai kesepakatan melalui mediasi,” ujar Parlan.

Adapun hasil hasil dalam mediasi yang dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB tersebut adalah pihak perusahaan siap membayar upah kekurangan bulan Februari.

Sedangkan, untuk piutang gaji yang belum dibayarkan dengan keseluruhan sebesar Rp700 000 000 (tujuh ratus juta Rupiah).

“Pihak perusahaan juga siap membayar gaji bulan Maret, April pada 25 Mei 2022,” tambah Parlan.

Dalam mediasi juga disepakati, untuk pembayaran upah setiap bulannya akan aktif dimulai pada Mei diterima Juni 2022, dibayarkan normal kembali.

Selanjutnya, pihak karyawan bersedia mulai bekerja atau produksi kembali terhitung mulai Jumat, 20 Mei 2022.

Namun, apabila pihak perusahaan mengingkari kesepakatan tersebut, maka pihak buruh mengancam akan melakukan upaya hukum.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi sahkan Perda Disabilitas, jamin perlindungan dan pemenuhan hak
Kades Tamanjaya Sukabumi positif narkoba, tertunduk lesu digiring polisi
DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM
Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab
90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:24 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi sahkan Perda Disabilitas, jamin perlindungan dan pemenuhan hak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Kades Tamanjaya Sukabumi positif narkoba, tertunduk lesu digiring polisi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:07 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:30 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Berita Terbaru