Disuruh Mikir, Sampah Berserakan di Jalan Nasional Karang Tengah Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 22 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah di Jalan Raya Karang Tengah, Cibadak, Sukabumi | Foto: Andika Putra

Sampah di Jalan Raya Karang Tengah, Cibadak, Sukabumi | Foto: Andika Putra

SUKABUMIHEADLINES.com – Duh, tumpukan sampah berserakan di pinggir Jalan Nasional, tepatnya di Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Pantauan sukabumiheadlines.com di lokasi, hingga Kamis, 22 Juli 2021 sore pukul 17.08 WIB, sampah masih berserakan.

Tumpukan sampah didominasi plastik, karung, dan sampah rumah tangga lainnya. Area sekitar pembuangan sampah mengeluarkan bau busuk menyengat.

Menurut warga sekitar, meski sudah diberi peringatan larangan membuang sampah bertuliskan “MIKIR!!! LAIN TEMPAT MICEN SAMPAH” (Pikir!!! bukan tempat membuang sampah), tetap masih ada warga luar desa yang membuang sampah sembarangan di sana.

Ade Aji Sukma (34 tahun) mengatakan, banyak warga dari luar desanya yang membuang sampah di sana dan tidak mempedulikan keberadaan larangan membuang sampah.

Baca Juga :  Pengganti Pertalite Dijual Rp3 Ribu, Warga Sukabumi Wajib Tahu Risiko Gunakan CNG

“Sampah yang berserakan di pinggir jalan itu karena ada orang luar desa yang sering membuang sampah sembarangan,” kata Ade Aji Sukma (34 tahun), kepada sukabumiheadlines.com.

“Meski sudah diberi tulisan peringatan di area tempat pembuangan sampah, tetap saja banyak yang membuang sampah di sana atau pengendara motor yang melintas sambil melempar sampah ke sana,” imbuh dia.

Lebih jauh Ade menyebut, sudah satu minggu lebih sampah belum diangkut petugas kebersihan. Selain itu, warga sekitar meminta untuk orang yang membuang sampah sembarangan di tempat tersebut agar diberi hukuman.

Berita Terkait

Adam, pria asal Cicurug Sukabumi diduga lompat ke jurang Jembatan Cikereteg Bogor
Wisatawan Pantai Minajaya Sukabumi protes HTM Rp12.000/orang, benarkah sesuai Perda No. 15/2023?
Habis BBM, remaja 16 tahun asal Kebonpedes Sukabumi curi dua motor sehari di Yogyakarta
Biayai LSM tapi nihil, ortu ingin kasus Siti Ulfah TKW asal Sukabumi jadi pembelajaran
Pesan untuk wanita Sukabumi dari Siti Ulfah, TKW asal Lembursitu dianiaya majikan di Arab Saudi
Mau mudik ke Palabuhanratu Sukabumi, warga Tangerang mendadak pingsan di Bogor
Alhamdulillah Siti Ulfah, TKW asal Sukabumi dianiaya majikan akhirnya Lebaran di rumah
Digrebek suami saat tanpa busana, polisi selingkuh dengan pegawai Dishub Kabupaten Sukabumi

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 07:44 WIB

Adam, pria asal Cicurug Sukabumi diduga lompat ke jurang Jembatan Cikereteg Bogor

Jumat, 4 April 2025 - 00:01 WIB

Wisatawan Pantai Minajaya Sukabumi protes HTM Rp12.000/orang, benarkah sesuai Perda No. 15/2023?

Kamis, 3 April 2025 - 21:49 WIB

Habis BBM, remaja 16 tahun asal Kebonpedes Sukabumi curi dua motor sehari di Yogyakarta

Selasa, 1 April 2025 - 08:30 WIB

Biayai LSM tapi nihil, ortu ingin kasus Siti Ulfah TKW asal Sukabumi jadi pembelajaran

Selasa, 1 April 2025 - 01:34 WIB

Pesan untuk wanita Sukabumi dari Siti Ulfah, TKW asal Lembursitu dianiaya majikan di Arab Saudi

Berita Terbaru

Lambang atau logo koperasi lama dan baru - Istimewa

Regulasi

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:04 WIB