Pria Ini Punya 120 Istri, Masing-masing Diberi Satu Rumah

- Redaksi

Senin, 26 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tambon Prasert dan salah seorang istrinya

Tambon Prasert dan salah seorang istrinya

SUKABUMIHEADLINE.com l Meskipun sebagian besar pria hanya menikahi satu orang wanita saja. Namun, karena beberapa alasan, ada pula yang memiliki istri lebih dari satu.

Namun, meskipun praktik poligami lazim dilakukan banyak pria, tapi apa yang dilakukan pria satu ini mungkin terbilang tidak biasa dan di luar nalar laki-laki modern pada umumnya. Bukannya memiliki satu atau dua istri, dia justru menikahi 120 wanita.

Sosoknya pun sontak jadi bahan perbincangan di media sosial. Ia adalah pria asal Thailand bernama Tambon Prasert yang mengakui sendiri hal tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan yang menjadi perhatian lagi, kebanyakan istri Prasert masih berusia muda dan berparas cantik. Salah satu istri termudanya sendiri adalah seorang gadis yang belum genap 20 tahun.

Rukun dan Saling Mengenal

IMG 20220926 215628
Tambon Prasert bersama anak-anak dan istri-istrinya. l Istimewa

Lebih bikin kaget lagi, dirinya mengungkapkan jika ratusan wanita yang dinikahinya ternyata saling mengenal dan hidup dengan akur.

Betul, 120 istri Tambon Prasert sejak awal bisa menerima satu sama lain dan tetap mencintai suaminya meski sadar telah dipoligami berkali-kali.

Sementara untuk urusan finansial, Prasert mengaku tak punya masalah soal hal tersebut. Pasalnya, ia sendiri merupakan seorang pengusaha kaya dan juga politikus di Thailand.

Baca Juga :  Kisah kelam dan perselingkuhan, Haji Isep asal Sukabumi 28 kali menikah

Agar tak dikira mengada-ngada, ia pun sampai mengundang para wartawan untuk menyaksikan langsung kehidupan pribadinya bersama 120 istri tersebut. Diketahui, pernikahan Prasert sebanyak 120 kali itu memang selalu mendapat restu dari istri-istri sebelumnya.

Saat ini, Tambon Prasert telah memiliki sebanyak 28 anak. “Benar, saya memiliki 120 istri dan 28 anak laki-laki dan perempuan,” ungkap Tambon Prasert kepada Daily Mail.

Meski begitu, cerita tentang pernikahan dengan ratusan perempuan itu sebenarnya tak pernah terungkap ke publik. Dia sengaja menyembunyikannya karena praktik poligami tergolong tidak resmi di Thailand.

Prasert lalu menjelaskan bahwa pernikahan pertamanya terjadi saat ia masih berusia 17 tahun. Sementara istri pertamanya berusia 1-2 tahun lebih muda darinya.

“Setelah itu, saya mulai menjalin hubungan dengan banyak wanita. Kebanyakan berusia di bawah 20 tahun. Saya tidak suka perempuan yang lebih tua karena bisa memicu pertengkaran,” lanjutnya.

Usai pernikahannya yang pertama, Tambon Prasert lalu merintis kariernya hingga sukses sebagai kontraktor. Dari sanalah semua ini dimulai.

Ya, setiap kali membangun rumah di sebuah kota atau wilayah, Prasert punya kebiasaan unik untuk menikahi perempuan asal daerah tersebut.

Baca Juga :  Lima Wanita Sukabumi Ungkap 5 Alasan Bersedia Jadi Istri Muda

Adapun dari 120 istrinya tersebut, 22 di antaranya tinggal di lingkungan yang sama yakni di distrik Phromnee. Sementara sisanya tersebar di wilayah lain negara Gajah Putih itu.

“Saya adalah seorang kontraktor. Setiap saya membangun rumah, saya punya istri di sana. Saya mencintai mereka semua dan mereka mencintai saya,” jelasnya.

Bekerja sebagai kontraktor bangunan, maka tak afdol rasanya jika dirinya tidak memberi satu rumah untuk setiap istrinya.

Tidak sampai di situ, Prasert juga mengaku menghormati semua istrinya dan menyediakan segala kebutuhan keluarga. Seperti diketahui tadi, ia tak punya masalah soal finansial.

“Saya seorang kontraktor bangunan, kapan pun saya membangun rumah, saya akan menikah di sana,” ujarnya.

Tambon Prasert juga selalu memberi tahu calon istri barunya bahwa ia sudah berkeluarga dan punya banyak istri. Hasilnya adalah sekarang ini, tak ada istrinya yang mempermasalahkan hal tersebut.

“Tidak ada yang komplain. Mereka semua menerima situasi tersebut tanpa argumen apa pun. Saya juga meminta izin orang tua saya untuk menikah sesuai adat dan tradisi. Semua pernikahan saya dirayakan dengan baik dan benar,” ungkapnya lagi.

“Kalau mereka tidak punya rumah, saya akan membangunkan rumah untuk mereka dan menyelesaikan semuanya, jadi semua orang bahagia,” pungkasnya.

Berita Terkait

Beda dengan Indonesia, anggota DPR Swedia: Kami warga biasa, tak dapat tunjangan
Bukan cuma Indonesia, ini 5 negara rayakan hari kemerdekaan bulan Agustus
Intervensi saksi pengadilan, Presiden Kolombia masih berkuasa divonis 12 tahun penjara
Momen PM Inggris gelar rapat kabinet darurat untuk akui Negara Palestina
Setelah Perancis, kini Kanada akui Negara Palestina di Sidang Umum PBB
Intip kecanggihan M142 HIMARS, tentara AS berlatih perang di dekat Sukabumi
Perancis akan akui Negara Palestina tahun ini, dibenci Israel-AS, dipuji spanyol dan Arab Saudi
Tim Persib ditengok Dubes Indonesia untuk Thailand

Berita Terkait

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 23:22 WIB

Beda dengan Indonesia, anggota DPR Swedia: Kami warga biasa, tak dapat tunjangan

Minggu, 10 Agustus 2025 - 02:52 WIB

Bukan cuma Indonesia, ini 5 negara rayakan hari kemerdekaan bulan Agustus

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 22:08 WIB

Intervensi saksi pengadilan, Presiden Kolombia masih berkuasa divonis 12 tahun penjara

Kamis, 31 Juli 2025 - 02:23 WIB

Momen PM Inggris gelar rapat kabinet darurat untuk akui Negara Palestina

Minggu, 27 Juli 2025 - 10:00 WIB

Setelah Perancis, kini Kanada akui Negara Palestina di Sidang Umum PBB

Berita Terbaru

Kapolri Listyo Sigit PrabowoI Istimewa

Nasional

AII tolak Instruksi Kapolri soal tembak di tempat: Berbahaya

Senin, 1 Sep 2025 - 01:00 WIB

Andrew Patrick Jung - Persib

Sosok

Profil Andrew Jung, wilujeng sumping di Persib

Minggu, 31 Agu 2025 - 20:00 WIB

Matematikanya ngawur, Golkar nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI - Ist

Peristiwa

Matematikanya ngawur, Golkar nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI

Minggu, 31 Agu 2025 - 18:41 WIB

Uya Kuya dan Eko Patrio - Ist

Peristiwa

Eko Patrio dan Uya Kuya dinonaktifkan dari DPR RI

Minggu, 31 Agu 2025 - 16:11 WIB