SUKABUMIHEADLINE.com l Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meminta pasangan favoritnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, untuk “memudakan Indonesia”.
“Yang jadul-jadul, yang agak susah beradaptasi, digeser deh. Untuk diberikan ruang untuk pemikiran yang segar,” kata Bima dalam acara KTT Youth 20 (Y20) Indonesia di Solo, Jawa Tengah pada Jumat (28/12/2022).
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap Ganjar sebagai calon presiden (Capres) dan Emil calon wakil presiden (Cawapres) memberi lebih banyak panggung untuk generasi muda. Dengan begitu, bakal banyak ide segar untuk kemajuan Indonesia di masa mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita titipkan untuk memudakan Indonesia. Anak-anak muda yang ada di sini dirangkul, diambil, diberikan pentas, didorong di semua level,” kata Bima.
Ridwan Kamil Masuk Radar Anies Baswedan
Sementara, bursa Cawapres untuk Anies Baswedan, dua nama bersaing dengan Cawapres pilihan Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Cawapres pilihan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Heryawan, yakni Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Hal itu diungkapkan politikus Partai NasDem Muhammad Farhan yang menegaskan bahwa partainya membebaskan Anies memilih sendiri Cawapresnya. Dia pun menilai setiap cawapres memiliki kekuatan dan kelemahan.
“Nama-nama seperti Ahmad Heryawan, Ridwan Kamil, Khofifah, AHY, nama yang tidak bisa kita pinggirkan karena masing-masing memiliki kekuatan, kelemahan, dan daya tarik,” kata Farhan.
Dia menjelaskan, pertemuan tim kecil ketiga partai beberapa hari lalu menunjukkan bahwa pemimpin tim negosiasi adalah Anies Baswedan. Ia menyebut ketiga partai konsisten dan bersepakat memberikan Anies kesempatan memilih pendamping.
“Kita betul-betul konsisten bahwa yang akan memilih siapa wakilnya, Pak Anies Baswedan,” kata dia.
Komentar Ridwan Kamil
Sementara Ridwan Kamil mengatakan siap mendukung siapa pun yang menjadi pemimpin berikutnya asalkan demi kemajuan Indonesia.
“Urusan itu sudah ada takdirnya. Siapa pun yang diberi takdir kita dukung, yang penting demi Indonesia yang bersatu, Indonesia maju,” ucap Emil.
Ridwan Kamil juga termasuk sosok yang memiliki elektabilitas cukup tinggi sebagai capres maupun cawapres.
Dia juga sudah pernah menyatakan kesiapannya untuk ikut serta dalam Pilpres 2024. Akan tetapi, semuanya tergantung partai politik selaku pemilik tiket untuk mendaftarkan pasangan calon ke KPU.