Innalillahi, Ponpes di Sukalarang Sukabumi Terbakar

- Redaksi

Selasa, 3 Januari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINE.com l SUKALARANG – Musibah kebakaran terjadi pada Selasa (3/1/2023) malam sekira pukul 19.30 WIB, hingga menghanguskan sebuah bangunan milik pondok pesantren (ponpes).

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, musibah kebakaran tersebut terjadi di Kampung Cimanggu RT 003/001, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Salah seorang warga, Najla Safira mengatakan bangunan terbakar merupakan ponpes yang terdiri dari dua lantai. Menurutnya, bangunan tersebut didominasi bahan kayu, sehingga menjadi mudah terbakar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bangunan memang lebih banyak terbuat dari bahan kayu dan bambu, makanya jadi mudah terbakar,” jelas Najla.

Sementara, dari data diperoleh dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukalarang, bangunan ponpes yang terbakar merupakan bangunan kobong (tempat tidur santri) sebanyak dua unit.

“Tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Namun, kobong ludes terbakar kobaran api,” demikian bunyi laporan tersebut.

Tidak dijelaskan nama pondok pesantren terbakar tersebut di dalam laporan. Namun, petugas menduga kebakaran dipicu oleh korsleting arus listrik.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru