3 Kali Tebing Tanjakan di Ciemas Sukabumi Longsor Tutupi Jalan

- Redaksi

Rabu, 1 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com l CIEMAS – Tebing setinggi kurang lebih 20 meter longsor dan menutupi badan jalan di tanjakan Cipeucang, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan informasi, tebing longsor terjadi diperkirakan pukul 01.00 WIB dini hari, diduga akibat tanah labil karena diguyur hujan deras dengan intensitas yang terjadi cukup lama, Rabu, (1/3/2023).

Peristiwa tebing longsor mengakibatkan material menutup jalur Jalan Provinsi tepatnya di tanjakan cipeucang Km BDG 209 + 100, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciemas Idrus Stansyah mengungkapkan, meski dalam peristiwa tebing longsor tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka, namun dampak materialnya menutup akses Jalan Provinsi.

“Ini peristiwa yang ke 3 kalinya tanah longsor sebelumnya terjadi 15 Februari 2023 lalu,” ungkap Idrus.

“Karena material longsor menutupi jalan, membuat akses jalan untuk sementara ditutup dan kendaraan roda 2 dan roda 4 tidak bisa melintas,” sambungnya.

Lanjut Idrus, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan jajaran Forkopimcam Ciemas, jajaran pemerintah desa setempat, serta Dinas Pekerjaan Umum Provinsi untuk penanganan selanjutnya.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati hati, untuk sementara jalam tidak bisa dilalui demi keselamatan pengguna jalan,” tegasnya.

“Untuk upaya penanganan selanjutnya masih menunggu alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi sedang menuju lokasi bencana,” tandasnya.

Berita Terkait

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terbaru