22.5 C
Sukabumi
Minggu, Mei 19, 2024

Smartphone dengan Peforma Mewah, Spesifikasi Xiaomi 13T Dilengkapi Kamera Leica

sukabumiheadline.com - Xiaomi selalu menjadi incaran bagi...

Thrust Defender 125, Motor Matic Maxi Bikin Yamaha XMAX Ketar-ketir, Cek Harganya

sukabumiheadline.com l Thrust Defender 125, diprediksi bakal...

Ternyata Ini Penyebab Ledakan Tabung CNG di Cibadak Sukabumi, Kepsek SD Korban Tewas

sukabumiheadline.com l Peristiwa pilu meledaknya tabung gas...

Tumbuh Pohon Pisang, Belasan Tahun Jalan Kabupaten di Cikembar Sukabumi Rusak

SukabumiTumbuh Pohon Pisang, Belasan Tahun Jalan Kabupaten di Cikembar Sukabumi Rusak

sukabumiheadline.com l CIKEMBAR – Kesal karena sudah belasan tahun Jalan Kabupaten di daerahnya tak kunjung diperbaiki, warga Kampung Cilaksana RT 004/001, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat melakukan aksi protes, Ahad (17/9/2023).

Warga pun kompak menanami jalanan rusak tersebut dengan pohon pisang. Selain itu, dahan dan ranting pohon juga terlihat berserakan di jalanan, sehingga menutup akses jalan rusak tersebut.

Salah seorang pemuda setempat, Rakha Saputradinata menyebut akses jalan yang mereka tutup dengan pohon pisang itu berstatus Jalan Kabupaten.

“Jalan tersebut sangat vital bagi warga karena merupakan jalur utama penghubung daerah kemi dengan wilayah sekitar,” kata Rakha kepada sukabumiheadline.com, Senin (18/9/2023).

Akibat jalan rusak tersebut, tambah Rakha, menyebabkan warga menjadi kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

“Kendaraan susah lewat dengan aman karena lubang-lubang besar yang menganga mengancam keselamatan pengguna,” kesal dia.

Ditambahkannya, yang membuat warga kesal adalah selama bertahun-tahun tuntutan mereka tidak diindahkan oleh pemerintah.

“Warga sudah kesal, makanya memilih untuk melakukan tindakan protes dengan cara menanam pohon pisang dan ranting pohon untuk menutup jalan yang rusak ini,” kata dia.

“Warga ingin mengingatkan pemerintah pentingnya jalan ini untuk mendukung aktivitas warga sehari-hari, terutama terkait ekonomi,” pungkasnya.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer