sukabumiheadline.com l Pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov membenarkan rumor bahwa putranya Adam telah menyerang seorang pria yang ditahan karena membakar AlQuran, pada Senin, 25 September 2023.
Meskipun ia mengakui tindakan putranya itu dianggap oleh hak asasi manusia melanggar hukum, namun Kadyrov mengaku bangga.
Sebagai informasi, Kadyrov memerintah Chechnya sejak 2007 dan mengawasi pembangunan kembali dan Islamisasi secara besar-besaran di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dia memukulinya dan melakukan hal yang benar. Saya bangga dengan tindakan Adam (anaknya), dia telah mengembangkan cita-cita orang dewasa mengenai kehormatan dan martabat dalam membela agamanya,” kata Kadyrov melalui Telegram.
Pemimpin Chechnya itu juga mengunggah sebuah video yang memperlihatkan putranya, yang mengenakan pakaian khaki, memukuli seorang pria yang telah menodai kitab suci Islam.
Ombudsman hak asasi manusia Rusia, Tatyana Moskalkova mengatakan bulan lalu bahwa dia telah membicarakan masalah ini dengan mitranya dari Chechnya.
“Saya yakin siapa pun yang melanggar Kitab Suci, termasuk mereka yang membakarnya dan menyinggung puluhan juta warga negara besar kita, harus dihukum berat,” ujar Kadyrov.
Dia juga menyamakan para anti-Muslim seperti menderita tumor di dalam tubuh dan perlu dibakar.