Manajemen Larang Wartawan Liput Kebakaran Pabrik Garmen PT HJ Busana Indah Cicurug Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 14 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT HJ Busana Indah Cicurug, Kabupaten Sukabumi Hangus terbakar. l Anry Wijaya

PT HJ Busana Indah Cicurug, Kabupaten Sukabumi Hangus terbakar. l Anry Wijaya

sukabumiheadline.com l Musibah kebakaran yang terjadi di PT HJ Busana Indah yang berada di Kampung Benteng RT 002/004, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang terjadi Rabu (13/12/2023) malam.

Namun ada yang disayangkan, saat wartawan akan mencari informasi terkait kejadian kebakaran yang terjadi kepada pihak manajemen perusahaan di tolak oleh petugas keamanan, pada Kamis (14/12/2023).

Sejumlah wartawan yang bertugas di Sukabumi tidak diperkenankan aparat satuan pengamanan masuk ke kompleks pabrik karena di tugaskan pihak manajemen untuk menolak apabila ada wartawan yang akan mencari informasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terlihat beberapa wartawan yang sudah mendekati lokasi bahkan digiring paksa ke luar pabrik. “Direksi belum mengizinkan. Wartawan tidak boleh masuk!” seru seorang petugas keamanan perusahaan.

Usep Suherman yang biasa di sapa kang Buluk, salah seorang jurnalis mengaku baru kali ini dilarang meliput informasi kebakaran. Dia menuding karyawan yang diberi wewenang manajemen pabrik itu tidak paham UU Pers.

“Kami itu bermaksud menjalankan kerja jurnalis. Tugas kami itu dilindungi undang-undang. Lalu mengapa kami tidak diperkenankan meliput,” kata dia dengan kesal.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026
Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL
Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:37 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Selasa, 15 September 2026 - 17:59 WIB

Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Berita Terbaru

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi tentang Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Dana Cadangan Pilbup 2029 - Humas Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:37 WIB

Ilustrasi pencabulan terhadap anak - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL

Selasa, 15 Sep 2026 - 17:59 WIB