Sniper Israel Tembak Mati Wanita Kristen di Gereja Gaza, Paus Fransiskus Murka

- Redaksi

Selasa, 19 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paus Fransiscus I Istmewa

Paus Fransiscus I Istmewa

sukabumiheadline.com l Paus Fransiskus melabeli Israel sebagai teroris karena terus menargetkan warga sipil dalam serangannya ke Jalur Gaza. Dia secara khusus menyoroti penyerangan terhadap Paroki Katolik Keluarga Kudus di Gaza, yang digunakan warga Kristiani untuk berlindung.

“Warga sipil tak bersenjata menjadi sasaran pengeboman dan tembakan,” ujarnya, dikutip laman kantor berita Palestina, WAFA.

Paus Fransiskus kemudian mengutuk serangan yang menargetkan Paroki Katolik Keluarga Kudus di Gaza. Dia mengatakan, tempat tersebut hanya berisi perempuan, anak-anak, orang sakit, penyandang disabilitas, dan biarawati yang mencari tempat berlindung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seorang ibu, Ibu Nahida Khalil Anton, dan putrinya, Samar Kamal Anton, tewas, dan lainnya luka-luka akibat tembakan para penembak saat hendak ke kamar mandi,” kata Paus.

“Beberapa orang berkata, ‘Ini adalah terorisme. Ini adalah perang’. Ya, ini adalah perang. Ini adalah terorisme. Itulah sebabnya Kitab Suci menegaskan bahwa ‘Tuhan menghentikan peperangan… mematahkan busur, mematahkan tombak’ (Mazmur 46:10). Mari kita berdoa kepada Tuhan untuk perdamaian,” tutur Paus Fransiskus.

Pada Sabtu (16/12/2023), Israel melakukan pengeboman besar-besaran di daerah sekitar satu-satunya paroki Katolik di Gaza. Patriarkat Latin Yerusalem merilis pernyataan dan menuduh tank Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menembakkan roket yang menghantam Biara Misionaris Cinta Kasih.

Penembakan itu menghancurkan generator gedung dan memicu kebakaran besar yang merusak biara. Dua roket lagi dilaporkan membuat biara tersebut tidak dapat dihuni oleh 54 orang penyandang disabilitas yang dirawat oleh Suster Bunda Theresa.

“Biara ini adalah rumah bagi lebih dari 54 penyandang disabilitas dan merupakan bagian dari kompleks gereja, yang telah ditetapkan sebagai tempat ibadah sejak awal perang,” kata Patriarkat Latin Yerusalem.

Pada hari yang sama, seorang penembak jitu Israel membunuh dua wanita Kristen yang mengungsi di kompleks gereja Keluarga Kudus. Nahida Khalil Anton, seorang wanita lanjut usia, dan putrinya, Samar Kamal Anton, dilaporkan keluar dari gedung gereja dan berjalan menuju Biara Suster.

“Satu orang tewas ketika dia mencoba membawa yang lainnya ke tempat aman,” kata Patriarkat Latin Yerusalem.

Penembak jitu Israel dilaporkan menembak dan melukai tujuh orang lainnya. Ketika itu, korban tengah berusaha melindungi warga lain di dalam kompleks gereja.

“Tidak ada peringatan yang diberikan; tidak ada pemberitahuan yang diberikan. Mereka ditembak dengan kejam di dalam lingkungan Paroki, di mana tidak ada pihak yang berperang,” ungkap Patriarkat Latin Yerusalem.

Sejauh ini, agresi Israel ke Gaza telah membunuh sedikitnya 18.800 orang. Lebih dari 14 ribu di antaranya merupakan perempuan dan anak-anak.

Sementara korban luka sudah menembus angka 51 ribu. Jumlah itu dihitung sejak Israel memulai agresinya ke Gaza pada 7 Oktober 2023.

Berita Terkait

Arab Saudi dan Prancis serukan pendirian negara Palestina
Dua negara ASEAN, kecewa kabut asap kebakaran hutan Kalimantan
5 fakta Timor-Leste: Negara mini punya MBG, sekolah-buku gratis, pajak rendah, bebas parkir/ormas
12 negara yang tak pernah rayakan hari kemerdekaan, satu tetangga Indonesia
Pengiran Raabi’atul Adawiyyah kehilangan gelar Kerajaan Brunei karena ulah tak pantas
Profil Abdul El-Sayed: Kemenangan tokoh Partai Demokrat pro Palestina guncang AS
Hampir 50 persen warga AS bosan calon dari parpol
PM Israel serahkan urusan Iran ke AS

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Arab Saudi dan Prancis serukan pendirian negara Palestina

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:32 WIB

Dua negara ASEAN, kecewa kabut asap kebakaran hutan Kalimantan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:01 WIB

5 fakta Timor-Leste: Negara mini punya MBG, sekolah-buku gratis, pajak rendah, bebas parkir/ormas

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:51 WIB

12 negara yang tak pernah rayakan hari kemerdekaan, satu tetangga Indonesia

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Pengiran Raabi’atul Adawiyyah kehilangan gelar Kerajaan Brunei karena ulah tak pantas

Berita Terbaru

Khazanah

Di balik alasan Sukabumi disebut Priangan dari Barat

Senin, 31 Agu 2026 - 09:00 WIB

Jan Koum, pendiri WhatsApp - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Inspirasi

Kisah hidup Jan Koum, pendiri WhatsApp yang mantan tukang sapu

Senin, 31 Agu 2026 - 05:56 WIB

Ilustrasi guru sedang mengajar di kelas - sukabumiheadline.com

Sukabumi

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Minggu, 30 Agu 2026 - 19:02 WIB