sukabumiheadline.com l Medi, terduga pelaku yang membacok tubuh Ajun Junaedi, warga Kampung Leuwi Keris RT 001/008, Desa Ciambar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dikabarkan melarikan diri ke Karawang.
Informasi diperoleh, pelaku bernama Medi, yang juga merupakan tetangga korban, diduga akan pergi ke luar kota. Namun karena istri pelaku yang berinisial L berada di Karawang, Medi dikabarkan menyusul istrinya ke kota tersebut.
Baca Juga: Ada Mayat Pria Misterius di Toilet Wisata Kuliner Karang Taruna Sukabumi
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Diketahui dari H, istri Medi memang sejak lama bekerja di Karawang sebagai asisten rumah tangga (ART). Sedangkan, dua anak mereka tinggal bersama Medi di Ciambar.
“Istri M ini memang kerja di sini, sebelumnya di Jakarta. Dia kerja sebagai asisten rumah tangga di Karawang,” jelas H, warga Teluk Jambe, Karawang Barat, melalui sambungan telepon kepada sukabumiheadline.com, Kamis (1/2/2024).
“Mereka punya dua anak, dua-duanya perempuan dan sekolah di Sukabumi. Tapi sekarang sudah ada di Karawang bersama Medi dan ibunya,” ungkap H.
Ditambahkan H, kedua anak Medi dijemput oleh kakak kandung L ke Sukabumi untuk tinggal bersama ibunya. Baca lengkap: Pelaku Bacok Ajun di Ciambar Sukabumi Kabur ke Karawang
Namun, H menambahkan, Kamis pagi Medi dan L beserta kedua anaknya sudah pergi meninggalkan Karawang.
“Sudah pergi mereka, tadi pagi. Iya, sama istri dan kedua anaknya. Enggak tahu perginya ke mana,” jelas H.
H bercerita bahwa ia berteman dekat dengan istri Medi. ia juga mengaku kerap menerima curhat dari L. Kedekatan keduanya karena menurut H, ia dan L sama-sama berasal dari Jawa. Namun demikian, ia tidak menjelaskan asal daerah keduanya.
“Saya temenan sama istrinya. Kami sama-sama dari Jawa. Sama Medi juga saya kenal. Bahkan, kami sempat ngobrol waktu Medi baru sampai ke sini,” uangkapnya.
Kepada H, L juga pernah bercerita alasan bekerja sebagai ART, yakni karena secara ekonomi Medi dan istrinya kekurangan, sehingga L kemudian memutuskan untuk bekerja.
Bahkan, L juga mengaku bahwa ia mengetahui bahwa Medi pernah menjalin hubungan dengan istri Ajun yang bernama Ela. Baca lengkap: Pria Ciambar Sukabumi Dibacok, Istri Korban Ungkap Motif Asmara dan Utang dengan Pelaku
“Tahu, L tahu kalau suaminya pernah ada hubungan dengan istri korban,” jelas H.
Adapun, kedua anak Medi dan L yang sebelumnya tinggal dan bersekolah di Ciambar, dijemput oleh kakak kandung L.
Hal itu karena kedua anak Medi yang masih duduk di bangku SMP dan SD trauma dan menolak sekolah lagi.
“Keluarga Medi menghubungi L, bilang kalau kedua anaknya tidak mau sekolah lagi karena trauma. Mungkin malu sama teman-temannya,” papar H.
“Lalu dijemput sama kakak ipar Medi. Dibawa ke sini (Karawang-red). Dan sekarang Medi, istri dan kedua anaknya sudah pergi lagi dari sini,” imbuhnya.
Sementara, kakak kandung L, menurut cerita H, mengetahui persoalan yang dihadapi adiknya itu, baik hubungan Medi dengan Ela maupun kasus pembacokan yang dilakukan adik iparnya terhadap Ajun.
“Tahu. Kakak ipar L tahu masalah adiknya, tapi kakaknya memilih diam karena selain itu masalah pribadi, kakaknya juga takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sama adiknya,” pungkas H mengakhiri perbincangan.
Baca Juga: 5 Fakta Wisatawan Bogor Tenggelam di Pantai Citepus Palabuhanratu Sukabumi
Diberitakan sebelumnya, Ajun Junaedi mengalami luka parah di bagian punggung dan kepala akibat dibacok pada Sabtu (27/012024) dini hari. Baca lengkap: Ketika Ajun Tidur Pulas, Pria Ciambar Sukabumi Itu Dibacok Hingga Luka Parah
Menurut keponakan korban, Sunenty (31), aksi dilakukan Medi diduga karena motif pribadi antar pelaku dengan istri korban. Baca lengkap: Pria Ciambar Sukabumi Dibacok, Istri Korban Ungkap Motif Asmara dan Utang dengan Pelaku