Keren, ini ragam model bumerang dan ketapel Sukabumi dijual ke Eropa dan Amerika

- Redaksi

Minggu, 9 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu jenis bumerang kreasi Acun Bumerang Sukabumi - Istimewa

Salah satu jenis bumerang kreasi Acun Bumerang Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Bumerang adalah senjata lempar khas suku Aborigin dari Australia yang digunakan untuk berburu. Sementara senjata serupa Throwing Stick (tongkat lempar) juga diketahui dibuat oleh kebudayaan-kebudayaan lain di seluruh dunia, termasuk di Sukabumi, Jawa Barat.

Acun Bumerang
Acun Bumerang, produk UMKM asal Sukabumi yang disukai bule dimanja Bea Cukai – Istimewa

Meskipun demikian, kebanyakan orang mengasosiasikan bumerang dengan Australia, di mana Suku Aborigin menetap, karena konsistensi sejarah dan ragam contohnya.

Acun Bumerang
Acun Bumerang, produk UMKM asal Sukabumi yang disukai bule dimanja Bea Cukai – Istimewa

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Hendi Setiadi alias Acun pernah mengalami kisah pahit dalam hidupnya, sebelum kemudian ia sukses sebagai perajin bumerang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu jenis bumerang kreasi Acun Bumerang Sukabumi - Istimewa
Salah satu jenis bumerang kreasi Acun Bumerang Sukabumi – Istimewa

Kisah pahit itu telah memacu semangatnya hingga berhasil memasarkan produk hasil kreasinya menembus pasar Eropa, Amerika dan Asia. Baca lengkap: Acun Bumerang, produk UMKM asal Sukabumi yang disukai bule dimanja Bea Cukai

Salah satu jenis bumerang kreasi Acun Bumerang Sukabumi - Istimewa
Salah satu jenis bumerang kreasi Acun Bumerang Sukabumi – Istimewa

Dari produk bumerang kreasinya itu, kini pria berusia 45 tahun sukses meraup pundi-pundi untuk keluarganya. Padahal, ungkap Acun, kisah pahit itu membuatnya terpaksa hijrah dari kampung halamannya, di Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Ragam model bumerang dan ketapel 

Ketapel kreasi Acun Bumerang Sukabumi - Istimewa
Ketapel kreasi Acun Bumerang Sukabumi – Istimewa

Gerakan bumerang adalah kombinasi translasi dan rotasi mirip baling-baling helikopter. Bumerang digunakan sebagai alat berburu oleh suku Aborigin pada masa lampau.

Desain bumerang yang sejak dulu diciptakan mampu membelokkan aliran udara ke atas dan menciptakan efek gaya angkat ke atas (Hukum Bernaulli). Sebabnya adalah, udara di atas bumerang ternyata lebih cepat dari aliran udara yang ada di bawah. Teori ini lah yang rupanya mampu membuat bumerang mengudara lebih lama.

Cara melempar juga membantunya bergerak dalam lingkaran besar. Bumerang harus dipegang secara vertikal sisi lengkungnya menghadap ke pelempar. Bumerang juga mampu berputar sekitar 10 kali perdetik dan bergerak maju dengan kecepatan sekitar 95 km/jam.

Model bumerang dan ketapel modern

Salah satu jenis bumerang kreasi Acun Bumerang Sukabumi - Istimewa
Salah satu jenis bumerang kreasi Acun Bumerang Sukabumi – Istimewa

Bumerang modern terbuat dari birchplywood Finlandia, kayu, plastik atau bahan komposit serta memiliki bentuk bermacam.

Kebanyakan bumerang olahraga biasanya memiliki berat kurang dari 100 gram Turnamen bumerang modern biasanya melibatkan beberapa atau semua kelas kompetisi.

Gerai Acun Bumerang di Sukabumi, Jawa Barat - Istimewa
Gerai Acun Bumerang di Sukabumi, Jawa Barat – Istimewa

Seiring perkembangan zaman bumerang modern digunakan telah digunakan sebagai alat olahraga. Ada berbagai jenis perlombaan bumerang seperti Accuracy of Return, Aussie Round, Trick Catch, Maximum Time Aloft, Fast Catch, Consecutive Catch, Long Distance, Juggling and Endurance. Baca penjelasan lengkap: Sejarah dan 8 jenis bumerang, senjata tradisional Aborigin, dari Sukabumi dijual ke Eropa

Berita Terkait

Purbaya: Anggaran MBG mau dipangkas Rp40 triliun
Rekor! Okupansi KA Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi capai 201%
Daftar Daihatsu Ayla bekas 2013/2014 diobral Rp60 juta usai Lebaran
Dijual segera RS Altha Medika Parungkuda Sukabumi, harganya bikin melongo
Miliarder pemilik klub Liga Serie-A Como FC asal Indonesia meninggal dunia
Jumlah penumpang KA Pangrango dan KA Siliwangi tujuan Sukabumi sepekan terakhir
15 kecamatan penghasil buah salak di Sukabumi, 1.000 ton buah bersisik kaya serat
32 kecamatan penghasil 332 ton buah nenas Sukabumi, tak sekadar enak

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 00:51 WIB

Purbaya: Anggaran MBG mau dipangkas Rp40 triliun

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:32 WIB

Rekor! Okupansi KA Siliwangi relasi Cipatat-Sukabumi capai 201%

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:31 WIB

Daftar Daihatsu Ayla bekas 2013/2014 diobral Rp60 juta usai Lebaran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 09:00 WIB

Dijual segera RS Altha Medika Parungkuda Sukabumi, harganya bikin melongo

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:36 WIB

Miliarder pemilik klub Liga Serie-A Como FC asal Indonesia meninggal dunia

Berita Terbaru