Ini Identitas Korban Tewas dalam Bentrokan Dua Ormas di Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 26 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bentrok Ormas PP dan BBPKB di Sukalarang, Sukabumi. l Istimewa

Bentrok Ormas PP dan BBPKB di Sukalarang, Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Satu orang dikabarkan tewas dalam bentrokan dua organisasi kemasyarakatan (ormas) terjadi di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, Desa/Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Ahad (26/9/2021) siang.

Bentrokan yan gbelum diketahui penyebabnya tersebut terjadi antara ormas Pemuda Pancasila (PP) dengan Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten.

Korban berinisial EN (48) dikabarkan meninggal dunia. EN adalah warga Kampung Cikadu, Desa/Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. EN meninggal dunia akibat bentrokan antar-ormas yang terjadi di wilayah hukum Cianjur.

Engkong (63), tetangga EN mengatakan, ia bersama keluarganya mendapat kabar kematian EN sekira pukul 16.00 WIB. “Iya, tadi sore ada kabar bahwa tetangga saya itu meninggal dunia di rumah sakit. Infonya ikut dalam kejadian bentrokan ormas yang terjadi di perbatasan Sukabumi-Cianjur,” ujarnya kepada sukabumiheadline.com.

Ditambahkan Engkong, saat ini keluarga korban bersama warga sekitar sedang menunggu kedatangan jenazah EN di kediamannya.

Baca Juga :  Alphard Tabrak Rumah dan Terguling di Kalapanunggal Sukabumi

“Katanya jenazah korban masih di Rumah Sakit dan sekarang mau diantarkan jenazahnya ke rumahnya langsung,” tambah dia.

Pantauan sukabumiheadline.com sejumlah petugas kepolisian dari Polres Sukabumi Kota sedang berjaga-jaga di Bunderan Tugu Macan, Kecamatan Sukalarang.

Diberitakan sebelumnya: Dua Ormas Bentrok di Sukabumi, 1 Orang Meninggal Dunia

Berita Terkait

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi
Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127
Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi
Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia
DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur
Kecamatan MDPL tertinggi di Sukabumi, bukan Parakansalak, Kabandungan, Kadudampit
Ribuan orang dijebloskan ke sel Polres Sukabumi Kota? Dipicu pengangguran?
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi minta agroindustri dan pariwisata bersinergi

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 04:15 WIB

Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:57 WIB

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Sabtu, 7 Februari 2026 - 23:14 WIB

Pria pemilik senapan angin di Sukabumi diamankan polisi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:12 WIB

Pasien melahirkan di Jampang Tengah Sukabumi harus ditandu, bayi keburu meninggal dunia

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:54 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta pemkab serius urus ekonomi, kesehatan, sampah, infrastruktur

Berita Terbaru

Ilustrasi Singapura - sukabumiheadline.com

Internasional

Gaji TKI di Singapura kini naik jadi Rp79 juta/bulan

Kamis, 12 Feb 2026 - 20:59 WIB

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Wisata

KDM: Wisata alam harusnya gratis

Kamis, 12 Feb 2026 - 07:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131