Fenomena langka, hujan es landa Dusun Ciherang Sukabumi, juga di Parungkuda

- Redaksi

Sabtu, 2 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fenomena langka, hujan es landa Dusun Ciherang Sukabumi - Tangkapan layar FB

Fenomena langka, hujan es landa Dusun Ciherang Sukabumi - Tangkapan layar FB

sukabumiheadline.com – Hujan deras disertai butiran es mengguyur Dusun Ciherang, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (1/11/2024) sekitar pukul 14:45 WIB.

“Ya Pak, hujan disertai angin kencang juga ada butiran es,” ungkap seorang warga Dusun Ciherang, Eni Suharni (52) saat dihubungi sukabumiheadline.com melalui pesan whatsapp, Jumat sore.

Ia menuturkan awalnya diluar terlihat langit mendung, lalu turun hujan disertai angin kencang. Bersamaan dengan hujan terdengar suara berbeda, nyaring di atap seng. Setelah dilihat ternyata butiran es ukuran kelereng kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Butiran esnya kelihatan tapi gak bisa dipegang karena langsung mencair bercampur sama air hujan,” sambung Eni yang rumahnya terletak di lokasi bencana tanah bergerak.

Warga lainnya, Rahmat Bule (60) mengakui hujan angin disertai butiran es mengguyur kampung halamannya di Dusun Ciherang. Hujan mulai turun sekitar pukul 14:30 WIB yang diawali langit mendung.

“Ya Pak hujan es, juga disertai angin kencang. Lumayan lama juga hujan anginnya, sekitar satu jam, sekarang lagi gerimis,” aku Rahmat.

Diberitakan sebelumnya, fenomena alam serupa juga terjadi di Kampung Cipanggulaan, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Baca selengkapnya: Wah, Ada Fenomena Hujan Es di Parungkuda Sukabumi

Berita Terkait

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi

Berita Terbaru

Rokok elektrik atau vape - sukabumiheadline.com

Hikmah

Kapolri minta MUI haramkan vape

Minggu, 18 Okt 2026 - 19:34 WIB