SUKABUMIHEADLINE.com l CICURUG – Masih ingat dengan jembatan Cicewol yang tergerus luapan air Sungai Cicatih pada Selasa (27/4/2021) lalu, hingga membuat salah satu tiang penopang jembatan nyaris amblas.
Jembatan yang merupakan akses vital penghubung Kecamatan Cicurug, Cidahu, Parungkuda dan Parakansalak, ini memiliki jembatan darurat, namun jembatan kini kondisinya sudah mulai mengkhawatirkan.
“Kayu-kayunya sudah mulai terlepas dari tempat asalnya malah sudah ada yang patah hingga membuat jembatan terlihat berlubang,” ungkap Dadang Gunawan (36) salah seorang warga yang sering melintas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jembatan yang berada di Kampung Pasir Dalem, Desa Babakanpari, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, ini dikhawatirkan membuat para pengendara atau pejalan kaki terperosok.
“Takut ada korban jika kondisi jembatan kondisi seperti itu. Lengah sedikit saja kendaraan bisa terjerembab jatuh dan membahayakan keselamatan,” tuturnya kepada sukabumiheadline.com, Rabu (27/10/2021) pagi.
Hal yang sama diungkapkan Rudiman (35), selain sudah ada yang rusak dan terlepas, juga terlihat tidak adanya pembatas jembatan untuk pejalan kaki.
“Saya lihat kenapa tidak ada pembatas di samping jembatan, ngeri juga kalau jalan kaki tanpa ada pembatas seperti itu,” cetusnya.
Rudiman menambahkan, kondisi seperti itu sudah dari pertama jembatan darurat tersebut dibangun. Padahal poster berisi imbauan dipasang di muka jembatan: ‘Mohon Maaf Kendaraan Beban 8 Ton Keatas Untuk Sementara Tidak Bisa Melintasi Jembatan Cicewol’. Namun, Rudiman menyebut imbauan itu hanya hiasan saja.
“Banyak kok kendaraan berukuran besar melintas, karena jembatan ini pun menjadi akses utama beberapa perusahaan besar di wilayah sini,” pungkasnya.