sukabumiheadline.com – Sebuah minibus warna hitam tidak kuat menanjak di jalan rusak yang hanya menyisakan bebatuan. Ban mobil yang ditumpangi sejumlah mahasiswa yang hendak melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) itu terlihat selip hingga mengeluarkan asap hitam bercampur debu jalanan.
Meskipun sebagian penumpangnya memilih untuk turun, mobil terlihat kepayahan menerjang jalanan berbatu tersebut, sehingga harus kembali mundur untuk mengambil ancang-ancang.
Video diunggah akun Riki Ramdani di media sosial, Kamis (16/7/2026). Dalam narasinya, ia meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun tangan memperbaiki jalan rusak tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kang Dedi tolong Kang Dedi,” katanya.
Saat dikonfirmasi, Riki Ramdani yang merupakan salah seorang mahasiswa menjelaskan bahwa jalan rusak tersebut merupakan akses warga Desa Banyuwangi, sekaligus jalan penghubung desa tersebut dengan Desa Nangela dan Cimahpar.
“Ini jalan penghubung desa tersebut dengan Desa Nangela dan Cimahpar,” kata Riki kepada sukabumiheadline.com, Jumat (17/7/2026).
Namun demikian, ia mengaku tidak tahu sejak kapan jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah.
“Tidak tahu udah berapa lama rusaknya dan berapa kilometer panjang jalan tersebut,” kata mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bina Mutiara, Kecamatan Sukaraja itu.
“Saya baru sampai di desa ini untuk KKN, jadi belum mendengar keluhan atau dampak yang dirasakan warga, terutama terhadap pendidikan pelajar di sini, tapi saya berharap jalan tersebut segera diperbaiki,” pungkasnya.









