Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 17 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan rusak di Cibitung, Kabupaten Sukabumi - Riki Ramdani

Jalan rusak di Cibitung, Kabupaten Sukabumi - Riki Ramdani

sukabumiheadline.com – Sebuah minibus warna hitam tidak kuat menanjak di jalan rusak yang hanya menyisakan bebatuan. Ban mobil yang ditumpangi sejumlah mahasiswa yang hendak melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) itu terlihat selip hingga mengeluarkan asap hitam bercampur debu jalanan.

Meskipun sebagian penumpangnya memilih untuk turun, mobil terlihat kepayahan menerjang jalanan berbatu tersebut, sehingga harus kembali mundur untuk mengambil ancang-ancang.

Video diunggah akun Riki Ramdani di media sosial, Kamis (16/7/2026). Dalam narasinya, ia meminta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun tangan memperbaiki jalan rusak tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kang Dedi tolong Kang Dedi,” katanya.

Saat dikonfirmasi, Riki Ramdani yang merupakan salah seorang mahasiswa menjelaskan bahwa jalan rusak tersebut merupakan akses warga Desa Banyuwangi, sekaligus jalan penghubung desa tersebut dengan Desa Nangela dan Cimahpar.

“Ini jalan penghubung desa tersebut dengan Desa Nangela dan Cimahpar,” kata Riki kepada sukabumiheadline.com, Jumat (17/7/2026).

Namun demikian, ia mengaku tidak tahu sejak kapan jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah.

“Tidak tahu udah berapa lama rusaknya dan berapa kilometer panjang jalan tersebut,” kata mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bina Mutiara, Kecamatan Sukaraja itu.

“Saya baru sampai di desa ini untuk KKN, jadi belum mendengar keluhan atau dampak yang dirasakan warga, terutama terhadap pendidikan pelajar di sini, tapi saya berharap jalan tersebut segera diperbaiki,” pungkasnya.

Berita Terkait

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Berita Terbaru