Nahas, siasat pelaku kejahatan di Sukaraja Sukabumi tetap terungkap

- Redaksi

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Narkotika dikemas dalam kemasan shampo dan sabun muka di Sukabumi - Ist

Narkotika dikemas dalam kemasan shampo dan sabun muka di Sukabumi - Ist

sukabumiheadline.com – Para pelaku kejahatan kini semakin canggih dalam mengakali agar tindakannya tidak terdeteksi aparat kepolisian. Salah satunya adalah seperti diungkap Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Sukabumi Kota.

Jajaran kepolisian berhasil mengungkap modus baru peredaran narkotika jenis sabu di Kampung Tugu, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan seorang pria berinisial AA alias U (29). Tak hanya pelaku, petugas pun menyita belasan paket sabu siap edar dengan berat bruto 10,42 gram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Uniknya, sabu tersebut dikemas dalam potongan sedotan warna hitam, bekas kemasan shampo dan sabun muka, hingga bungkus pewangi pakaian.

Kasatresnarkoba Polres Sukabumi Kota AKP Tenda Sukenda menduga, strategi AA tersebut sebagai upaya menyamarkan barang haram agar lolos dari pengawasan.

“Tersangka ini sudah lama jadi target operasi kami,” ujar  Tenda Sukenda, dikutip Senin (10/11/2025).

Dari hasil pengembangan, sabu tersebut diduga berasal dari seorang berinisial A yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). Kasus ini merupakan bagian dari Operasi Antik Lodaya 2025, operasi tahunan Polda Jawa Barat yang menargetkan sindikat narkoba lintas kabupaten.

Ditambahkan Tenda, pengedar kini semakin lihai menyiasati penangkapan. Mereka menggunakan wadah rumah tangga yang tidak mencurigakan dan menerapkan sistem “tempel” di titik-titik tertentu untuk transaksi.

“Mereka belajar dari kasus sebelumnya. Modusnya makin canggih dan sulit dideteksi,” jelas Tenda.

Berita Terkait

Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji
Polsek Kalapanunggal Sukabumi berbagi makan gratis
Ahmad Nadhi Fadilah asal Jakarta ditemukan tewas di Pantai Karangnaya Sukabumi
Hampir setahun jembatan di Cisolok Sukabumi dibiarkan rusak, ganggu ekonomi warga
Swasembada pangan, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi: Perkuat kesejahteraan petani
Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi diminta sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Pria Sukabumi gandir di jembatan, keluarga ikhlas

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:30 WIB

Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Polsek Kalapanunggal Sukabumi berbagi makan gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Ahmad Nadhi Fadilah asal Jakarta ditemukan tewas di Pantai Karangnaya Sukabumi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Hampir setahun jembatan di Cisolok Sukabumi dibiarkan rusak, ganggu ekonomi warga

Berita Terbaru

Vespa GTV 278 CC - Vespa

Otomotif

Vespa GTV 278 CC: Sporty dengan racing look, cek harganya

Senin, 24 Agu 2026 - 16:53 WIB