Ende Nur Jaya, buruh di Sukabumi tewas dengan tubuh berlumuran darah

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ende Nur Jaya, buruh di Sukabumi tewas dengan tubuh berlumuran darah - Ist

Ende Nur Jaya, buruh di Sukabumi tewas dengan tubuh berlumuran darah - Ist

sukabumiheadline.com – Ende Nur Jaya (47), seorang buruh sekaligus tukang ojek ditemukan meninggal dunia dengan tubuh berlumuran darah di Kampung Cikareo, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga yang melintas di lokasi pada pagi hari, Rabu (24/6/2026). Sejumlah warganet mengunggah video penemuan jasad Ende di berbagai platform media sosial.

Sementara itu, menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Humas Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Ruli, korban ditemukan tergeletak, warga di lokasi kejadian pun langsung meminta warga lainnya untuk menghubungi pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah seorang saksi pertama saat melewati lokasi kejadian melihat ada orang dalam keadaan tergeletak sambil berlumuran darah, kemudian saksi lainnya hendak mendekat namun diminta untuk segera menghubungi kepolisian,” kata Ade dalam keterangannya.

Tak lama setelah menerima laporan, polisi mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan awal sebelum mengevakuasi korban ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi.

Diketahui, Ende sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas dan sesekali menjadi tukang ojek. Ia dikenal juga sebagai pekerja proyek.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian Ende Nur Jaya. Jasad korban kini telah dibawa ke RSUD R Syamsudin SH untuk menjalani autopsi.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026
Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL
Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:37 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Selasa, 15 September 2026 - 17:59 WIB

Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Berita Terbaru

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi tentang Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Dana Cadangan Pilbup 2029 - Humas Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:37 WIB