sukabumiheadline.com – Shopee kembali menggelar Shopee Super Awards 2025, ajang penghargaan tahunan untuk memberikan apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi penjual, kreator, serta mitra dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia sepanjang 2025.
Dari total 42 kategori penghargaan, secara khusus peran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapatkan sorotan melalui kategori Super Growing UMKM.
Kategori ini diberikan kepada UMKM yang mencatatkan pertumbuhan bisnis signifikan dengan memanfaatkan ekosistem digital dan berbagai fitur pendukung yang tersedia di platform Shopee.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lima UMKM yang berhasil meraih gelar pemenang dan nominasi Super Growing UMKM Shopee Super Awards 2025 adalah Mahorahora, Durachy, Glaranadi, Fadkhera, dan Lumos Fashion.
Kelimanya menunjukkan performa pertumbuhan positif melalui strategi pemanfaatan fitur digital, mulai dari iklan, live streaming, hingga kampanye tematik.
Yang membanggakan, salah satu dari lima UMKM yang menunjukkan performa meyakinkan tersebut, berasal dari Sukabumi, Jawa Barat, yakni Mahorahora.
Abdul Latif, Affiliate Marketing Solution (AMS) mengatakan, mengoptimalkan fitur yang tersedia menjadi berdampak dalam mendorong konversi penjualan sekaligus meningkatkan kesadaran merek secara organik, tanpa memerlukan biaya pemasaran besar di tahap awal.
Pencapaian kelima UMKM tersebut menjadi bukti bahwa pemanfaatan fitur dan program pendukung mampu memberikan dampak nyata terhadap perluasan jangkauan pasar dan peningkatan kinerja bisnis penjual.
Direktur Eksekutif Shopee Indonesia, Christin Djuarto, menyampaikan apresiasinya kepada para pemenang kategori Super Growing UMKM.
“Selamat kepada lima UMKM lokal yang berhasil meraih penghargaan Shopee Super Awards 2025 kategori Super Growing UMKM. Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pelaku UMKM lainnya,” ujarnya melalui keterangan resminya , dikutip sukabumiheadline.com, Rabu (28/1/2026).
Strategi marketing Mahorahora

UMKM asal Sukabumi yang bergerak di produk olahan gula aren ini mencatatkan pertumbuhan hingga 100% melalui pemanfaatan berbagai fitur di Shopee.
Optimalisasi fitur tersebut mendorong lonjakan omzet, bahkan pendapatan Mahorahora kini meningkat hingga 100 kali lipat dibandingkan saat masih berjualan secara offline dengan omzet sekitar Rp2 juta per bulan.
Untuk diketahui, Mahorahora Gula Aren adalah merek gula aren murni dan organik yang tersedia dalam bentuk bubuk dan cair, dikenal karena rasa manis alami, aroma khas, Indeks Glikemik (GI) rendah, serta kandungan vitamin dan mineral, sehingga menjadi pilihan lebih sehat untuk berbagai minuman dan masakan, serta telah tersertifikasi halal dan mutu.
Mahorahora Gula Aren mengeklaim produknya terbuat dari nira pohon aren pilihan dan diproses secara higienis. Sehingga, tidak menyebabkan lonjakan gula darah drastis, lebih baik dari gula putih.
Selain itu, mengandung vitamin B serta mineral seperti kalsium, kalium, magnesium, zat besi, dan natrium. Gula aren ini berwarna coklat keemasan dengan aroma dan rasa yang khas, cocok untuk barista.
Kelebihan lain gula aren ini, diklaim mudah larut (bubuk) atau mudah digunakan (cair), pas untuk kopi, teh, susu, dan kue.
Mahorahora Gula Aren juga sudah bersertifikat Halal MUI, Organik Indonesia, serta standar mutu ISO 22000 dan FSSC 22000.
Varian produk terdiri dari bubuk (200g, 500g, 1kg), cair (200ml, 350ml, 1 Liter). Anda dapat menemukan dan membeli produk Mahorahora Gula Aren di berbagai platforme-commerce. Mahorahora Gula Aren juga sudah memiliki cabang di Jakarta.
Untuk informasi, selain Mahorahora, UMKM lain yang dinilai menunjukkan performa meyakinkan adalah Durachy dari Mojokerto, Jawa Timur, brand sepatu wanita ini menunjukkan pertumbuhan penjualan yang impresif dengan mengoptimalkan Shopee Live sebagai strategi utama pemasaran.
Kemudian Glaranadi, sebuah UMKM asal dari Tangerang, Banten, yang mengolah bahan herbal lokal menjadi minuman kesehatan.
Lalu ada Fadkhera. Berbeda dari yang lain, UMKM fesyen asal Bantul, Yogyakarta, ini memanfaatkan kampanye tematik sebagai momentum utama untuk mendongkrak penjualan, sembari tetap mengoptimalkan fitur promosi lainnya hingga menembus Rp1 miliar saat kampanye Big Ramadhan Sale 2025.
Selanjutnya, bran Lumos Fashion, UMKM fesyen asal Jepara milik Abdul Latif, mencatatkan pertumbuhan penjualan yang konsisten dari tahun ke tahun.









