sukabumiheadline.com – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Kang Dedi Mulyadi (KDM), menginginkan semua pelajar di daerah yang dipimpinnya ditanamkan rasa cinta terhadap alam.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Purwanto dalam keterangan pers. Ia mengingatkan jajarannya untuk menanamkan semangat kecintaan seluruh siswa di Jabar terhadap alam dan lingkungan.
“KDM selalu meminta saya agar para guru dalam proses belajar mengajarnya selalu menanamkan semangat mencintai alam,” katanya, dikutip Sabtu (14/2/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Purwanto, masa depan bumi ini sangat ditentukan oleh sikap generasi mudanya hari ini. Karena itu, ajakan dan ajaran mencintai alam sejak dini kepada para siswa bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan mendasar.
Ia berpendapat, sekolah tidak hanya bertugas mencerdaskan akal, tetapi juga membentuk karakter yang peduli, bertanggung jawab, dan beretika terhadap lingkungan hidup.
Dalam pandangan Purwanto, alam bukan sekadar latar belakang kehidupan manusia, melainkan sumber kehidupan itu sendiri. Air, udara, tanah, dan hutan adalah penopang keberlangsungan umat manusia.
“Ketika siswa sejak kecil diajak memahami hubungan ini, mereka akan tumbuh dengan kesadaran bahwa merusak alam sama artinya dengan merusak masa depan mereka sendiri. Sebaliknya, menjaga alam berarti merawat kehidupan,” ungkapnya.
Dalam konteks itulah, lanjut Purwanto, sejak dirinya menjabat Kepala Dinas Pendidikan di Purwakarta, semangat mencintai alam itu sudah dirintis. Salah satunya, lewat gerakan menanam bambu.
Menurut Purwanto, bambu dapat menjadi sarana pembelajaran yang sangat konkret dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dan bambu adalah tanaman yang tumbuh cepat, kuat, dan serbaguna, serta mampu menyerap karbon, mencegah erosi tanah, menyimpan air, sekaligus memberi manfaat ekonomi dan budaya.
“Dimulai dari alat rumah tangga, bangunan, hingga seni dan musik tradisional, bambu hadir sebagai bukti bahwa alam menyediakan solusi yang ramah lingkungan jika dikelola dengan bijak,” tegasnya.









