10 kecamatan penghasil bawang merah di Sukabumi, Kalapanunggal tertinggi

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi petani bawang merah sedangkan panen - sukabumiheadline.com

Ilustrasi petani bawang merah sedangkan panen - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Bawang merah (Allium ascalonicum L. atau Allium cepa L. var. aggregatum) adalah tanaman hortikultura yang termasuk kelompok sayuran rempah dan bumbu dapur utama dalam masakan Indonesia, dan Asia pada umumnya.

Bawang merah memiliki aroma khas yang dapat merangsang keluarnya air mata akibat kandungan minyak eteris. Selain sebagai bumbu masak dan bahan acar, bawang merah lazim digunakan sebagai obat tradisional untuk penyembuh luka, masuk angin, kolesterol.

Tanaman ini berbentuk umbi lapis, memiliki akar serabut, batang pendek, dan daun berbentuk silinder berongga. Mengandung senyawa alliin dan allisin sebagai antimikroba, serta vitamin C, kalium, dan asam folat. Bawang merah juga kaya akan antioksidan, serta memiliki khasiat obat seperti menurunkan kolesterol dan maag.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bawang merah tumbuh subur di iklim tropis/sub-tropis dengan suhu 25-32
derajat celcius. Di Indonesia, salah satu sentra terbesar ada di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Meskipun beriklim lebih dingin, namun banyak petani di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang juga menanam bawang merah, seperti Kalapanunggal, Kadudampit, Kabandungan, Purabaya, hingga Ciemas.

Berikut adalah daftar 10 kecamatan penghasil bawang merah di Sukabumi, dikutip sukabumiheadline.com pada Sabtu (14/2/2026), dari Statistik Pertanian Holtikultura (SPH) pada Badan Pusat Statistik (BPS), 2025.

  1. Kalapanunggal: 915 kuintal (91,5 ton)
  2. Kabandungan: 800 kuintal (80 ton)
  3. Simpenan: 790 kuintal (79 ton)
  4. Surade: 399 kuintal (39,9 ton)
  5. Purabaya: 375 kuintal (37,5 ton)
  6. Sukalarang: 230 kuintal (23 ton)
  7. Cibitung: 195 kuintal (19,5 ton)
  8. Pabuaran: 140 kuintal (14 ton)
  9. Kebonpedes: 120 kuintal (12 ton)
  10. Kadudampit: 27 kuintal (2,7 ton)

Sementara itu, meskipun paling rendah produksi bawang merah, namun Kecamatan Ciemas masih mampu menghasilkan 10 kuintal, atau satu ton. Dengan demikian, total produksi bawang merah di Kabupaten Sukabumi adalah 3.992 kuintal, atau 399,2 ton per 10 Juni 2025.

Berita Terkait

Tips & trik A-Z merintis usaha toko pakaian di era belanja online plus konsep promosi dan pemasaran
Dampak Program MBG terhadap produksi 22 jenis sayuran di Sukabumi
Cek keuntungannya, pemerintah: Status driver ojol adalah UMKM, bukan pegawai
Sukabumi juara 3, daftar kota dan kabupaten yang warganya paling kreatif
Harga plastik tak kunjung turun, pelaku UMKM Sukabumi menangis
Amran ingin penghasilan petani kopi setara menteri, berapa produksi di Sukabumi?
1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi
Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Tips & trik A-Z merintis usaha toko pakaian di era belanja online plus konsep promosi dan pemasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:13 WIB

Dampak Program MBG terhadap produksi 22 jenis sayuran di Sukabumi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Cek keuntungannya, pemerintah: Status driver ojol adalah UMKM, bukan pegawai

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Sukabumi juara 3, daftar kota dan kabupaten yang warganya paling kreatif

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:42 WIB

Harga plastik tak kunjung turun, pelaku UMKM Sukabumi menangis

Berita Terbaru

Surili, fauna endemik Gunung Halimun Salak

Lingkungan

5 fakta Surili, hewan endemik Gunung Halimun Salak Sukabumi

Jumat, 28 Agu 2026 - 20:16 WIB

Ilustrasi aktivitas pemadam kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus

Jumat, 28 Agu 2026 - 14:28 WIB