Indeks Daya Saing Daerah Sukabumi jeblok meski punya jalan tol

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Kabupaten Sumedang mencatatkan capaian strategis dengan meraih peringkat pertama di Jawa Barat dan lima besar nasional dalam Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) yang dirilis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk kategori kabupaten.

Artikel ini disajikan dalam rangka satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar dan Andreas, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki dan Bobby Maulana yang di Lantik pada 20 Februari 2025 lalu.

Untuk diketahui, secara nasional pada kategori kabupaten, Sumedang berada di posisi kelima dengan skor 4,04, di bawah Badung, Sleman, Sukoharjo, dan Bantul. Capaian ini menegaskan posisi Sumedang sebagai salah satu daerah paling kompetitif di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peringkat pertama nasional ditempati oleh Kabupaten Badung (Bali) dengan skor 4,21, diikuti Kabupaten Sleman (DI Yogyakarta) dengan skor 4,14, Kabupaten Sukoharjo (Jawa Tengah) dengan skor 4,14, dan Kabupaten Bantul (DI Yogyakarta) di posisi keempat. Sumedang menempati peringkat kelima dengan skor 4,04.

IDSD Jawa Barat 2025

Indeks daya saing daerah
Pilar Indeks Daya Saing Daerah – sukabumiheadline.com

Untuk diketahui, dikutip sukabumiheadline.com dari laman resmi BRIN, Senin (2/3/2026), IDSD Jawa Barat pada 2025 meraih 3,93 poin.

Pilar Indeks Daya Saing Daerah - sukabumiheadline.com
Pilar Indeks Daya Saing Daerah – sukabumiheadline.com

Sayangnya, Kabupaten dan Kota Sukabumi sama-sama menempati posisi jeblok. Kabupaten Sukabumi di posisi 16 dari 18 kabupaten di Jawa Barat, dan Kota Sukabumi di posisi 8 dari 9 kota di Tatar Pasundan. Padahal dua daerah ini dilintasi Jalan Tol Ciawi-Sukabumi (Cisuka). Namun keberadaannya belum menjadi daya ungkit perekonomian daerah.

Baca Juga:

IDSD Kabupaten Sukabumi 2025

Indeks Daya Saing Daerah Jawa Barat menurut kota dan kabupaten sukabumiheadline.com 1
Indeks Daya Saing Daerah Jawa Barat menurut kota dan kabupaten – sukabumiheadline.com

Kabupaten Sukabumi meraih skor IDSD 3,57 poin pada 2025, sekaligus menempatkannya di posisi 16 dari 18 kota dan kabupaten yang ada di Jawa Barat. Angka tersebut naik dibandingkan 2024 yang meraih 3.54 poin.

Namun, capaian tersebut masih kalah dari Cianjur yang tidak dilintasi jalan tol. Kota tauco tersebut berhasil meraih 3,79 poin, dan Tasikmalaya 3,85 poin. Meskipun demikian, Kabupaten Sukabumi unggul atas Garut mmm poin (posisi 17), dan Indramayu 3,38 poin (18).

IDSD Kota Sukabumi 2025

Sedangkan, IDSD Kota Sukabumi pada 2024 meraih skor 3.83 poin. IDSD Kota Mochi naik pada 2025 menjadi 3,94 poin. Namun, skor tersebut menempatkan Kota ini di posisi 8 dari 9 kota di Jawa Barat.

Untuk diketahui, Kota Sukabumi hanya unggul atas Kota Cimahi yang meraih 3,93 poin (9). Namun, masih di bawah Kota Banjar yang meraih 3,95 poin (7) dari 9 kota di Jawa Barat.

IPM Sukabumi jeblok

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, nilai jeblok juga diraih Sukabumi untuk skor Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dari 27 kota dan kabupaten, Sukabum menempati posisi 24. Baca selengkapnya: 1 tahun Asep Japar-Andreas: Ranking IPM Kabupaten Sukabumi tetap jeblok

Berita Terkait

Kota Sukabumi bukan tempat ideal untuk ditinggali
PLTA Ubrug Sukabumi 1 dari 5 pembangkit listrik tertua di Indonesia
KRL Bogor-Sukabumi hadir, mulai 1 Juli KA Pangrango dilengkapi Kereta Ekonomi New Generation
Lumbung kemiskinan, 5 fakta Kecamatan Kabandungan Sukabumi tetangga SEGS
Menghitung nilai air Perumda TJM Kabupaten Sukabumi, ratusan miliar per tahun!
Ribuan unit! Angka penjualan mobil di Sukabumi dalam satu tahun
Ini 21 negara tujuan TKI/TKW asal Sukabumi, dan jumlah hasil seleksi
Puluhan ribu pria Kabupaten Sukabumi urus rumah tangga, setengah juta wanita bekerja

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 02:23 WIB

Kota Sukabumi bukan tempat ideal untuk ditinggali

Senin, 22 Juni 2026 - 20:34 WIB

PLTA Ubrug Sukabumi 1 dari 5 pembangkit listrik tertua di Indonesia

Senin, 22 Juni 2026 - 03:16 WIB

KRL Bogor-Sukabumi hadir, mulai 1 Juli KA Pangrango dilengkapi Kereta Ekonomi New Generation

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:41 WIB

Lumbung kemiskinan, 5 fakta Kecamatan Kabandungan Sukabumi tetangga SEGS

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menghitung nilai air Perumda TJM Kabupaten Sukabumi, ratusan miliar per tahun!

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Regulasi

Mulai 1 Juli Grab dan Gojek resmi hanya tarik komisi 8%

Selasa, 23 Jun 2026 - 17:47 WIB